Misteri Kode Kuno di Tablet Babilonia Berhasil Dipecahkan

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 15 Agustus 2024
Misteri Kode Kuno di Tablet Babilonia Berhasil Dipecahkan

Para ahli berhasil pecahkan kode kuno di tablet Babilonia. Foto: National Geographic

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kode yang terukir pada tablet Babilonia kuno, kini akhirnya berhasil dipecahkan oleh para ahli. Kode tersebut berisi pesan yang mengandung pertanda buruk.

Tim peneliti berhasil memecahkan teks berusia 4.000 tahun itu, yang mendeskripsikan soal gerhana Bulan. Meski artefak itu sudah ditemukan lebih dari satu abad lalu, tetapi koleksi tablet paku di British Museum masih belum diterjemahkan.

Saat ini, para peneliti yang berfokus pada empat tablet, sudah memecahkan kode tersebut dalam sebuah terobosan bersejarah.

Baca juga:

Ilmuwan Ungkap bagaimana Cara Orang Mesir Kuno Bangun Piramida

Tablet Babilonia Diprediksi Sudah Ada Sejak 1200 SM

Tablet Babilonia sudah ada sejak 1200 SM
Tablet Babilonia sudah ada sejak 1200 SM. Foto: National Geographic

Mengutip The Sun, tablet berisi tulisan tersebut diprediksi sudah ada sejak 1200 SM dari kota kuno Sippar, atau di tempat sekarang yang disebut Irak modern.

Teks-teks baru yang ditemukan mengungkapkan, bahwa orang Babilonia memandang gerhana Bulan sebagai tanda kematian dan kehancuran yang mengerikan.

Seorang warga Babilonia menulis di salah satu tablet: "Gerhana di pagi hari [berarti] berakhirnya sebuah dinasti."

Kemudian, tulisan lainnya memperingatkan: "Jika gerhana menjadi kabur dari pusatnya dan cerah sekaligus: seorang raja akan mati, kehancuran Elam."

Baca juga:

Penelitian Ungkap Pola Perlambatan Rotasi Bumi dan Perubahan Jarak dengan Bulan

Tulisan-tulisan tersebut diyakini ditulis oleh para astrologi dari peradaban Mesopotamia. Tablet dengan tulisan tersebut kini sudah diberi label sebagai catatan tertua mengenai pertanda gerhana Bulan.

Berdasarkan Journal of Cuneiform Studies yang memuat teks-teks tersebut, seorang peneliti mengatakan: "Pertanda-pertanda yang timbul dari gerhana Bulan sangat penting bagi tata negara yang baik dan pemerintahan yang baik.

“Pada periode selanjutnya terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa pengamatan astrologi adalah bagian dari metode rumit untuk melindungi raja dan mengatur perilakunya agar sesuai dengan keinginan para dewa," jelas jurnal tersebut.

Sebelumnya, beberapa pertanda mungkin didasarkan pada kebetulan antara waktu terjadinya gerhana dan kejadian besar.

Tablet Batu Babilonia Berisi Catatan hingga Daftar Belanja

Penemuan ini diharapkan bisa menjadi pencerahan baru
Penemuan ini diharapkan bisa menjadi pencerahan baru. Foto: National Geographic

Sementara itu, profesor emeritus Babilonia di Universitas London mengatakan kepada Live Science, bahwa asal-usul beberapa pertanda mungkin terletak pada pengalaman nyata. Lalu, bisa saja pengamatan pertanda yang diikuti oleh bencana.

Hal ini terjadi ketika para ahli berhasil menguraikan sebuah tablet batu kuno berusia 3.500 tahun. Kemudian, pesan di dalamnya menjelaskan sesuatu yang masih kita lakukan hingga saat ini.

Artefak tersebut ditemukan setelah ada proyek yang dilakukan di Kota Tua Alalakh, distrik Reyhanli, Hatay, Turki, setelah dua gempa bumi terjadi. Artefak tersebut diyakini berasal dari abad ke-15 SM.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Ersoy menyebutkan, tablet batu itu berisi catatan hingga daftar belanjaan. Lalu, di bagian atasnya tertulis daftar besar pembelian furnitur yang termasuk meja, kursi, dan bangku kayu.

Baca juga:

Ilmuwan NASA Temukan Kristal Kuning di Mars, Pertama Kalinya dalam 30 Tahun

Selain itu, tulisannya juga berasal dari zaman paku Akkadia. Meskipun gempa bumi terjadi pada Februari 2023, tetapi temuan ini baru diumumkan pada Senin (12/8) lalu.

Menurut laporan, tablet kuno ini memiliki ketebalan hingga 4,2 cm dan berat 28 gram. Penemuan luar biasa ini diharapkan dapat memberikan pencerahan baru mengenai struktur ekonomi dan negara pada zaman Perunggu Akhir. Lalu, meneruskan warisan tersebut kepada generasi mendatang. (sof)

#Sejarah #Penelitian #Penemuan Langka #Artefak
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Lifestyle
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
12 Mei memperingati berbagai hari penting nasional dan internasional, mulai dari Tragedi Trisakti, Hari Perawat Internasional, hingga Hari Waisak. Simak sejarahnya
ImanK - Senin, 11 Mei 2026
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
Lifestyle
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Tanggal 7 Mei memperingati apa? Simak 10 peristiwa penting, Hari Perjanjian Roem-Royen, Hari Kopi Nasional, hingga peringatan dunia yang jarang diketahui.
ImanK - Rabu, 06 Mei 2026
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Lifestyle
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
5 Mei memperingati berbagai hari penting seperti Hari Bidan Internasional, Hari Kebersihan Tangan Sedunia, hingga Hari Lembaga Sosial Desa. Simak ulasannya
ImanK - Senin, 04 Mei 2026
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
Lifestyle
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Tanggal 4 Mei memperingati Hari Pemadam Kebakaran Internasional hingga Star Wars Day. Simak daftar lengkap peristiwa penting di Indonesia dan dunia.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Indonesia
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
Riset satelit 2015–2025 memetakan migrasi hiu paus melintasi 13 negara. Indonesia berperan sebagai hub konservasi Indo-Pasifik.
Wisnu Cipto - Minggu, 03 Mei 2026
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
ShowBiz
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Bruce Willis akan mendonorkan otaknya demi penelitian penyakit langka Demensia Frontotemporal.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Olahraga
Rekor Gol Penalti Tercepat dalam Sejarah Final Piala Dunia Masih Dipegang Johan Neeskens Saat Belanda vs Jerman Barat
Gol Neeskens tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang pernah tercipta dalam sebuah laga final Piala Dunia pria hingga saat ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Rekor Gol Penalti Tercepat dalam Sejarah Final Piala Dunia Masih Dipegang Johan Neeskens Saat Belanda vs Jerman Barat
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Lifestyle
9 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Menariknya
9 Maret memperingati Hari Musik Nasional hingga sejumlah peringatan dunia. Simak sejarah, makna, dan daftar peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 9 Maret.
ImanK - Minggu, 08 Maret 2026
9 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Menariknya
Bagikan