Miris! 53 Persen Kecelakaan di Indonesia Disumbang Anak Muda
Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa
MerahPutih.com - Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, berdasarkan data yang ada sebanyak 53,7 persen kecelakaan di Indonesia disumbang oleh pemuda yang kerap melanggar lalu lintas.
Besarnya angka kecelakaan itu, Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri itu mengimbau anak muda untuk menghindari pelanggaran agar keselamatan benar-benar bisa terwujud.
"Para milenial ini mau lebih sadar lagi bahwa mereka adalah tulang punggung negara. Maka hindari kecelakaan lalu lintas yang 53,7 persen itu oleh kaum muda," ujar Royke di Maluku.
Menurut dia, jumlah tersebut sangat memprihatinkan. Dirinya pun tak ingin lagi melihat tunas muda Tanah Air nyawanya terus melayang karena kecelakaan di jalanan.
"Jadi itu sangat memperihatinkan. Mereka ini tulang punggung negara, sangat sayang sekali kalau mereka tidak kita ajak dari sekarang untuk paham bahwa keselamatan hal yang utama," jelasnya
Sementara itu, Gubernur Maluku, Said Assagaf mengimbau agar para pengguna jalan untuk tidak melanggar tata tertib berlalu lintas.
"Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Keselamatan untuk kita bersama," katanya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan