Minus 6 Pemain Inti, Persib Tetap Siap Hadapi Mitra Kukar
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman dan kapten tim Maung Bandung Atep. ANTARA FOTO/Agus Bebeng/foc/15.
MerahPutih Sepak Bola - Meski tidak akan diperkuat dengan enam pemain andalannya yang biasanya masuk starting eleven, Persib Bandung tetap siap tempur saat menghadapi Mitra Kukar di leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2015, Minggu (04/09) mendatang.
Seperti diketahui, keenam pemain itu absen lantaran terkena hukuman akumulasi kartu dan satu diantarnya mengalami cedera. Enam pemain itu diantaranya, Achmad Jufriyanto, Ilija Spasojevic, Vladimir Vujovic, Hariono dan Zulham Zamrun. Sementara M Ridwan absen karean cedera.
"Kita tetap siap tampil maksimal. Saya percaya dengan pemain-pemain lain. Mereka pasti bisa jaga performa tim," ujar pelatih yang akrab disapa Djanur itu seperti dikutip dari situs resmi klub.
Mitra Kukar akan menjamu Persib lebih dulu sebelum gantian dijamu Maung Bandung, julukkan Persib di semifinal kedua di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (10/10) mendatang.
Di laga semifinal lainnnya, Arema Cronus bakal menjamu Sriwijaya FC terlebih dahulu, Sabtu (03/09). Selanjutnya, gantian Sriwijaya yang bakal menjamu Arema, 13 Oktober, mendatang.
Baca juga:
Persib Tak Gentar Siapapun Lawan di Semifinal
Bagikan
Berita Terkait
Jadwal Super League Pekan ke-20: Persija vs Arema Hingga Persib Kontra Malut United
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Gabung Persib, Lini Belakang Jadi Makin Seram!
Persib Tidak Boleh Terlena, Masih Ada 17 Laga Lagi yang Menentukan di Putaran Kedua Menurut Eliano Reijnders
Persib Taklukan Persija 1-0, Pimpin Klasemen Liga
Suporter Persija Jakarta Diminta Tidak Datang ke Stadion GBLA
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut
Trio 'Maung' Beckham, Teja, Barba Kembali Berlatih, Sinyal Bahaya Buat Persija?
Persib dan Persija Tarung, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Suporter Persib dan Persija Diharap Pakai Logika Jelang 'El Clasico Indonesia', Ini Bukan Perang Dunia