Minim Anggaran APBN, Kemenhub hanya Subsidi BST Koridor 1 dan 5 pada 2025

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 02 Desember 2024
Minim Anggaran APBN, Kemenhub hanya Subsidi BST Koridor 1 dan 5 pada 2025

Bus BST melintas di Jalan Slamet Riyadi Solo. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memangkas subsudi pembiayaan angkutan Pelayananan Batik Solo Trans (BST) dan angkutan pengumpan/feeder BST pada 2025. Hal itu terjadi akibat minimnya anggaran APBN 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Taufiq Muhammad mengatakan pemerintah pusat berencana hanya memperpanjang pembiayaan subsidi layanan Batik Solo Trans (BST) Koridor 1 dan 5. Langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan anggaran subsidi BST 2025.

“Kami telah menerima surat dari Kementerian Perhubungan mengenai layanan BST. Kemenhub hanya membiayai koridor 1 dan 5 pada 2025,” kata Taufiq, Minggu (1/12).

Ia mengatakan BST koridor 1 dan 5 ini melintasi berbagai wilayah kota/kabupaten sehingga didanai APBN. Meskipun demikian, ia berharap semua koridor dibiayai Kemenhub. “Koridor 1 BST melintasi jalur utama Kota Solo, yakni Jl Slamet Riyadi. Koridor 5 BST melayani rute sampai Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo,” papar dia.

Baca juga:

Rute Uji Coba Kereta Autonomous Trem Solo Diperpanjang Sampai Stasiun Wonogiri



Dua koridor tersebut, kata dia, memiliki tingkat penumpang yang cukup tinggi. Sementara itu, Pemkot Solo akan membiayai semua koridor feeder BST, yang terdiri enam koridor feeder. Sebelumnya, Pemkot Solo sudah mengambil alih pembiayaan feeder BST di tiga koridor pada awal tahun ini, yakni koridor 7 (Pasar Klewer-Ngipang), koridor 9 (Subterminal Semanggi – Subterminal Taman Pelangi), dan koridor 12 (Pasar Klewer – Gentan).

“Jam operasional akan kami batasi sampai 18.00 WIB, sebelumnya sampai 21.00 WIB. Jumlah armada kami sesuaikan, jarak layanan kami atur menyesuaikan bujetnya,” kata Taufiq.

Dia mengatakan alokasi APBD untuk membiayai layanan 3 koridor feeder BST sekitar Rp15 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk membiayai semua layanan koridor feeder BST. “Mengenai tarifnya tetap sama, tidak ada perubahan atau penaikan," katanya.

Kemenhub menghadirkan program buy the service dengan nama Teman Bus sejak 2020. Teman Bus kini hadir di 10 Kota, yakni Pelembang, Medan, Denpasar, Solo, Jogja, Makassar, Banyumas, Banjarmasin, Bandung, dan Surabaya.

Di Solo, layanan Teman Bus meliputi BST dan feeder BST. Bus ini melayani enam koridor. Feeder BST melayani enam koridor. Tarif BST maupun feeder di Solo Rp 3.700. Khusus penumpang pelajar, mahasiswa, dan orang lanjut usia, tarinya Rp 2.000. Tarif khusus tersebut hanya berlaku bagi penumpang yang telah melakukan aktivasi e-money khusus.

Pada pertengahan tahun ini, Kemenhub berencana menyetop subsidi untuk pelayanan angkutan umum menggunakan moda bus dengan skema buy the service atau BTS pada 2025. Pemkot Solo berupaya memohon supaya subsidi dilanjutkan.(Ismail/Jawa Tengah)
?



Baca juga:

Kemenhub Cabut Subsidi Batik Solo Trans

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan