Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Minggu Berangin Jadi Hangat dengan Mi Rebus Tomyam Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 04 Februari 2018
Minggu Berangin Jadi Hangat dengan Mi Rebus Tomyam Ini

Mi rebus bumbu tomyam. (foto: sajiansedap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CUACA minggu ini sudah pasti bikin Anda kedinginan. Angin memang berembus lebih kencang minggu ini. Hujan juga turun membuat cuaca jadi amat dingin.

Nah, biar hangat, di hari Minggu ini, awali hari Anda dengan semangkuk mi rebus dengan bumbu tomyam. Rasa pedas asam khas Thailand dan hangatnya kuah akan bikin hari Minggu Anda ceria.

BAHAN-BAHAN


200 gram mi telur keriting rebus
100 gram taoge, siangi
200 gram udang jerbung, kupas, belah punggungnya dan sisakan ekornya
100 gram ikan kakap fillet, potong-potong
150 gram jamur merang, belah dua
4 batang serai, ambil putihnya,
8 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 cm lengkuas, iris
8 buah cabai rawit merah utuh
3 sendok makan kecap ikan
5 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
2 1/2 sendok makan air asam dari 1 1/2 sendok teh asam jawa dilarutkan dalam 3 sendok makan air
3 tangkai daun ketumbar, petiki
1 sendok teh jeruk lemon
2250 ml kaldu udang dari air rebusan kulit dan kepala udang


BAHAN BUMBU TOMYAM

4 sendok makan minyak goreng
1 sendok makan ebi
6 siung bawang putih
7 buah cabai kering


CARA MEMBUAT


1. Lumuri udang dan ikan dengan 1/2 sendok makan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit.

2. Bumbu tomyam, goreng ebi, bawang putih, dan cabai kering sampai harum. Angkat dan blender bersama minyaknya.

3. Rebus kaldu udang, bumbu tomyam, serai, daun jeruk, dan lengkuas sampai harum.

4. Tambahkan udang, ikan, jamur merang, cabai rawit merah, kecap ikan, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.

5. Masukkan air asam dan mi. Aduk rata. Tambahkan daun ketumbar dan air jeruk lemon. Aduk rata. Sajikan.(*)

Sumber: sajian sedap

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan