MerahPutih.com - Pelatih Milos Joksic, membawa filosofi yang akan diterapkannya di tim promosi Super League Garudayaksa FC. Filosofinya termasuk berasal ilmu yang ‘dicuri’ dari pelatih kenamaan Jerman Jurgen Klopp.
Salah satu prinsip utama yang menjadi pegangannya adalah kedisiplinan di setiap area permainan.
Pertama, filosofi melatih sangatlah penting bagi saya. Kedisipinan, disiplin di setiap bagian lapangan,
kata Joksic.
Pelatih asal Serbia itu mengaku filosofi tersebut dipelajarinya saat mengikuti kursus lisensi UEFA Pro, di mana ia mendapat kesempatan menyerap ilmu dari Jurgen Klopp ketika masih menangani Borussia Dortmund.
Baca juga:
Garudayaksa FC Tunjuk Milos Joksic sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
Total Football dan Penguasaan Bola
Selain disiplin, Joksic ingin Garudayaksa FC tampil dominan melalui penguasaan bola, produktif dalam mencetak gol, sekaligus solid di lini belakang.
Mereka sering menyebut dengan istilah total football pada filosofi ini. Saya ingin tim saya memiliki penguasaan bola. Saya ingin tim saya mencetak banyak gol. Namun, saya juga ingin tim saya memiliki banyak clean sheets,
jelas Joksic.
"Ini berarti setiap bagian pada lapangan, tim saya harus bereaksi, di setiap bagian lapangan, tim saya harus bermain baik dan bersama-sama. Ini tentang semangat tim. Tingginya level ini pasti membawa kesuksesan," tambah dia.
Joksic resmi ditunjuk sebagai pelatih Garudayaksa FC menggantikan Widodo C. Putro untuk menghadapi musim 2026/2027. Sebelum berlabuh di Indonesia, ia telah berkarier di Liga Thailand sejak 2010 dengan menangani sejumlah klub, seperti Rajpracha FC, Muangthong United, dan Uthai Thani.
Pada musim 2025/2026, Joksic memimpin Uthai Thani di kasta tertinggi Liga Thailand dalam 27 pertandingan dengan rata-rata raihan 1,26 poin per laga. (*)