Millenials Ternyata Lebih Jago Menabung

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 30 Oktober 2017
Millenials Ternyata Lebih Jago Menabung

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH survei yang dilakukan Bankrate mengungkap 60% generasi Millenials membatasi pengeluaran mereka demi menyimpan uang untuk masa depan.

Hal itu mengalahkan beberapa alasan di balik sifat hemat, seperti membayar utang atau kekhawatiran akan kondisi ekonomi, jaminan kerja, hingga penghasilan yang stagnan.

Sementara itu, hanya 25% generasi yang lebih tua yang berhemat untuk alasan yang sama.

"Alasan menabung telah berubah selama beberapa tahun belakangan. Namun, berhemat demi menyimpan lebih banyak uang saat ini banyak dilakukan generasi Millenials," ujar analis finansial untuk BankRate.com Greg McBride.

Usia termuda kaum Millenials, yaitu 18-26 tahun, memberikan porsi yang besar untuk menabung. Sebanyak 74% dari mereka menyisihkan uang untuk masa depan.

"Ini bukanlah sebuah kebetulan. Berbagai studi memperlihatkan bahwa Millenials memang memberi prioritas pada menabung," ujar McBride.

Kekhawatiran akan upah yang stagnan menjadi alasan kedua bagi mereka untuk menumpuk uang. Alasan selanjutnya ialah membayar utang.

Kondisi ekonomi saat ini tidak lagi membuat orang terjaga semalaman. Oleh karena itu, hanya 10% yang berhemat dengan alasan kondisi ekonomi. Angka itu merupakan yang terendah selama lima tahun studi itu digelar. Selain itu, angka tersebut hanya separuh dari 2013. Tahun lalu, alasan terbesar untuk berhemat ialah penghasilan yang stagnan.

"Saat ini, masyarakat melihat penghasilan bertumbuh, sehingga mereka memenuhi janji untuk menabung," ujar McBride.(*)

Baca juga Sebelum Menikah, Pria Juga Perlu Jalani Tes Kesehatan

Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan