BONO mengeluarkan pernyataan terkait dengan situasi di St Louis setelah konser U2 di kota tersebut dibatalkan, Sabtu (16/9). Seraya mengutip Martin Luther King Junior, penyanyi dan filantrop itu menyoroti situasi di St Louis.
"Amat sangat sedih atas apa yang terjadi di St Louis, serta terpaksa membatalkan konser kami malam ini," ujar Bono dalam unggahan di Instagram. "Aku mendapati diriku membaca pidato Dr King di Katedral Nasional, lalu bertanya pada diriku sendiri, 'apakah ini 1968 atau 2017?'," imbuh Bono.
Tak berhenti di sana, frontman U2 ini kemudian membagikan kutipan pidato Martin Luther King Jr, 'kemajuan umat manusia tidak pernah berputar pada roda ketidakterhindarkan.... Kita meminta Amerika untuk mengakui sebuah janji besar yang ditandatangani bertahun-tahun lalu. Kita sampai pada saat untuk berhubungan dengan aksi tanpa kekerasan, untuk meminta perhatian atas jurang antara janji dan pemenuhannya; untuk membuat yang tak terlihat menjadi terlihat'.
Human progress never rolls in on the wheels of inevitability….we are coming to ask America to be true to the huge promissory note that it signed years ago. And we are coming to engage in dramatic nonviolent action, to call attention to the gulf between promise and fulfillment; to make the invisible visible
Mensaje de #Bono después de la cancelación del show de @u2 en St. Louis: Deeply saddened at what has happened in St. Louis and having to cancel our show tonight….I found myself reading Dr. King’s speech from the National Cathedral and asking myself is this 1968 or 2017? - Bono A post shared by U2 Valencia (@u2valencia) on Sep 17, 2017 at 12:02pm PDT
Konser U2 yang sedianya dilaksanakan di Dome at America pada Sabtu dibatalkan atas alasan keamanan. Kurangnya tenaga keamanan untuk menjaga konser membuat band ini dan Live Nation, promotor, sepakat membatalkan konser itu.
"Kami tidak dapat membahayakan keamanan fan kami dengan melanjutkan konser malam ini. Meskipun kami amat menyesali pembatalan ini, kami merasa inilah jalan terbaik untuk saat ini, mengingat situasi yang tengah berkembang," ujar band itu dalam sebuah pernyataan, Sabtu (16/9).(*)