MerahPutih.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk memantau kontribusi positif Program Dana Desa bagi pertumbuhan ekonomi dan layanan publik.
"Ini sangat berguna bagi kami di Kementerian Keuangan untuk bisa melihat secara nyata, bagaimana Dana Desa dipergunakan, dimanfaatkan, serta dikelola," kata Ani, sapaan akrab Sri Mulyani di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (23/8).
Sebagaimana diketahui, desa telah mendapatkan alokasi Dana Desa dari APBN secara langsung sejak 2015. Jumlah alokasi Dana Desa pada 2017 dan 2018 adalah Rp 60 triliun.
"Sudah banyak pemikiran dan pemberitaan mengenai apakah dana ini bisa mencapai tujuan pembangunan desa, dan dengan membangun desa, apakah Indonesia kemudian bisa mengurangi kemiskinan di desa," kata Ani.
Menurut dia, pemberantasan kemiskinan di desa tersebut tidak tergantung dari ada tidaknya uang. Namun, lebih kepada bagaimana kepala desa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menggunakannya.
Desa Ponggok dipilih untuk dikunjungi karena merupakan salah satu desa yang dianggap berhasil memanfaatkan Dana Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Desa Ponggok di Klaten sendiri tercatat sebagai salah satu desa wisata terbaik 2017 dan memiliki badan usaha milik desa (BUMDes) terbaik 2016.
BUMDes di Desa Ponggok dinilai mampu mengembangkan perekonomian desa melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Melalui BUMDes Tirta Mandiri, unit-unit usaha yang dikembangkan di Desa Ponggok antara lain Umbul Ponggok, kios kuliner, wisata Ponggok Ciblon, dan toko desa.
Umbul Ponggok sendiri dikenal sebagai destinasi wisata berupa kolam mata air alami yang jernih dan sering digunakan pengunjung untuk melakukan foto bawah air. (*)
Sumber: ANTARA