Mentan Tegaskan Ogah Kompromi Dengan Produsen MinyaKita Tidak Sesuai Takaran, Proses Hukum!

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Maret 2025
Mentan Tegaskan Ogah Kompromi Dengan Produsen MinyaKita Tidak Sesuai Takaran, Proses Hukum!

Barang bukti MinyaKita tak sesuai takaran yang disita penyidik disita ditunjukkan dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aparat penegak hukum sudah menyegel lima tempat produksi MinyaKita yang menjual tidak sesuai takaran. Dan satu tersangka dalam kasus minyak goreng MinyaKita yang tidak sesuai dengan label kemasan.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan, tidak boleh ada kompromi untuk penindakan terkait pelanggaran takaran MinyaKita di pasaran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan penegak hukum Pak Kapolri, yang bersalah ditindak tegas," katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Ia mengatakan, siapa pun tidak boleh ada kompromi dalam menyikapi pelanggaran soal MinyaKita ini.

Baca juga:

Minyakita Tidak Sesuai Takaran, Bos PT ARN Dijerat Pasal Berlapis

"Karena kalau kita kompromi sama dengan berternak kejahatan dan korbannya adalah rakyat," katanya.

Mengenai MinyaKita yang dijual tidak sesuai takaran yang tercantum 1 liter pada kemasan, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

"Kami kompak dengan Pak Mendag (Menteri Perdagangan), justru informasi awal dari Pak Mendag dan kami mengecek di lapangan, jadi kami kompak dengan beliau," katanya.

Ia mengatakan, seluruh aparat penegak hukum juga terus bekerja mengawasi di lapangan.

"Tadi saya cek langsung masih ada yang kurang tapi tidak seperti empat hari lalu, jadi ada perubahan," katanya.

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More
Bagikan