Berapa Sih Harga Penerapan Teknologi VAR? Kok Menpora Kaget

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 04 Maret 2019
Berapa Sih Harga Penerapan Teknologi VAR? Kok Menpora Kaget

Ketika mengunjungi Bandung Premier League (BPL), di Inspire Arena, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/3) sore. (Putra/kemenpora.go.id for MerahPutih.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menpora Imam Nahrawi mengunjungi Bandung Premier League (BPL), di Inspire Arena, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/3) sore. Di sana Imam mendapat penjelasan berbagai hal tentang pengelolaan dan pengembangan liga komunitas terbesar ini. Langsung oleh CEO Doni Setiabudi yang akrab disapa Jalu. Salah yang dijelaskan Jalu pada Imam adalah tentang teknologi VAR (Video Assistant Referee). Menteri asal Sidoarjo itu begitu antusias mendengarkan penjelasan soal VAR.

Seperti diketahui, dampak penggunaan VAR terlihat saat perhelatan akbar Piala Dunia 2018. Teknologi ini sangat membantu wasit dalam mengambil keputusan akibat keterbatasan penglihatan dan lain sebagainya. Sisi yang paling positif adalah seiring dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan manusia terhadap apa yang dihasilkan teknologi tersebut.

"Pak Menteri, dampak yang paling kita rasakan adalah, dengan VAR tingkat keributan atas putusan wasit turun drastis 85-90 persen. Sebab, rata-rata para pemain tidak protes jika wasit putuskan sesuatu krusial dengan melihat VAR. Artinya ada kepercayaan," jelas Jalu. Dia melanjutkan, penggunaan dan penerapan teknologi juga merupakan ciri peradaban maju suatu bangsa.

Selain itu, keberanian BPL memakai VAR karena harganya cukup terjangkau. Kata Jalu, harganya Rp 25 juta. Menpora sedikit terkejut dengan harga penerapan VAR yang dirasa murah tapi dengan akurasi yang sangat tinggi.

"Ternyata VAR murah, hanya 25 juta, tetapi akurasinya membuat tingkat kepercayaan semua pihak terhadap putusan wasit sangat tinggi, saatnya semua liga di Indonesia pakai VAR," kata Menpora usai mendengarkan laporan di Ruang Kontrol VAR di pinggir lapangan.

Demikian pula pernyataan wasit, asisten wasit, dan hakim garis yang kala Menpora berkunjung mereka sedang bertugas sebagai pengadil di lapangan. Mereka adalah Hilman, Purwanto, Tomy, dan Tatang Budiman. Keempatnya sepakat bahwa VAR sangat membantu di saat wasit harus mengambil putusan pada pelanggaran-pelanggaran yang krusial.

"VAR sangat membantu kami dan kepercayaan terhadap akurasi tinggi. Jadi apapun yang diputuskan dapat diterima," kata Purwanto yang dibenarkan kawan-kawan wasit lainnya. (*)

#Imam Nahrawi #Liga 1 #Kemenpora
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Olahraga
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Marc Klok memandang tren ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan kompetisi domestik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Olahraga
Persib Taklukan Persija 1-0, Pimpin Klasemen Liga
Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin untuk menjadi juara paruh musim, sedangkan Persija bercokol di posisi ketiga dengan 35 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
Persib Taklukan Persija 1-0, Pimpin Klasemen Liga
Olahraga
Suporter Persija Jakarta Diminta Tidak Datang ke Stadion GBLA
Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu, 11 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Suporter Persija Jakarta Diminta Tidak Datang ke Stadion GBLA
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Olahraga
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Indonesia menang tipis 23-22 atas Malaysia sekaligus menghadirkan medali emas ke-80.
Frengky Aruan - Kamis, 18 Desember 2025
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Olahraga
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Indonesia sementara berada di peringkat kedua SEA Games 2025 Thailand dengan 62 emas. Menpora menilai mental pantang menyerah jadi kunci prestasi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Olahraga
Berada di Zona Degradasi, Persis Solo Bertekad Cukur PSM Makassar
Tiga poin satu-satunya diraih pada laga pembuka kontra Madura United. Setelah itu, Persis belum mampu kembali menang dan kini tercecer di peringkat 17 klasemen atau berada di zona degradasi dengan koleksi tujuh poin.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Berada di Zona Degradasi, Persis Solo Bertekad Cukur PSM Makassar
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Olahraga
Menuju SEA Games 2025, Erick Thohir: Hanya Atlet Terbaik yang akan Berlaga
Kemenpora memfinalisasi potensi medali Indonesia untuk SEA Games 2025. Erick Thohir pastikan hanya atlet terbaik yang diberangkatkan demi target tiga besar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Menuju SEA Games 2025, Erick Thohir: Hanya Atlet Terbaik yang akan Berlaga
Indonesia
Hari Sumpah Pemuda, Kemenpora Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih
Adapun tema Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 2025 yakni Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.
Dwi Astarini - Senin, 27 Oktober 2025
Hari Sumpah Pemuda, Kemenpora Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih
Bagikan