Menpora Buka Suara soal Dugaan Praktik 'Sepak Bola Gajah' di PON

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Oktober 2021
Menpora Buka Suara soal Dugaan Praktik 'Sepak Bola Gajah' di PON

Pertandingan Kaltim vs Aceh di PON Papua. ANTARA FOTO/ZABUR KARURU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pertandingan sepak bola Grup C Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang mempertemukan Aceh melawan Kalimantan Timur di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, Senin (4/10) ditenggarai adanya praktik 'sepak bola gajah'.

Adapun dugaan kejanggalan pada pertandingan itu karena pemain bertahan Kalimantan Timur M Risky Romadan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-70. Proses terjadinya gol bunuh diri itu pun memunculkan kecurigaan tindakan tak sportif dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga

PON Papua jadi Klaster COVID-19, Begini Reaksi Menpora

Keadaan skor yang sebelumnya 2-2 pun berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Aceh. Skor itu pun bertahan hingga pertandingan usai yang membuat Aceh berhak melaju ke babak enam besar setelah unggul produktivitas gol atas Sulawesi Utara.

Sementara Sulawesi Utara yang semula punya peluang besar lolos harus tersingkir karena hasil tersebut.

Isu ini pun mendapatkan perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Ia menegaskan tidak adanya praktik "sepak bola gajah" pada pertandingan cabang olahraga (cabor) sepak bola di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

“Jadi, saya kebetulan tidak berada di situ, saya sudah tanyakan kepada teman-teman yang netral. Mereka menyampaikan, kami melihat tidak ada sesuatu yang perlu dicurigai. Beberapa pemain nasional juga saya tanya, mereka bilang tidak ada. Jadi, main normal-normal aja,” ucap Menpora di Jakarta, Rabu (6/10).

angkapan Layar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat diskusi daring seputar PON yang diselenggarakan Media Center PON Jakarta, Rabu (06/10/2021). ANTARA/Sihol Hasugian
angkapan Layar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat diskusi daring seputar PON yang diselenggarakan Media Center PON Jakarta, Rabu (06/10/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Menurut politikus Golkar ini, hal tersebut bukanlah seolah-olah gol yang didesain khusus, terlebih saat itu kondisi kiper sudah di "out of position" (luar kendali).

“Kan kipernya sudah 'out position', ini pelajaran juga bahwa yang paling bagus ini tidak menggantungkan nasib kepada tim lain karena itu akan sulit,” ungkapnya.

Menpora kembali menegaskan, "Tapi itu kalau saya melihat tidak ada sampai sepak bolah gajah, itu tidak ada. Saya sudah bertanya ke yang netral dan tak berkaitan karena bakalan subjektif nanti," tegasnya. (*)

Baca Juga

PON XX Papua Jadi Contoh Penyelenggaraan Event Olahraga di Tengah Pandemi

#PON Papua #PON 2020 #Zainudin Amali
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Olahraga
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Hal ini seperti disampaikan Wakil Ketua umum PSSI, Zainudin Amali sekaligus merespons nama yang belakangan santer disebut akan menjadi pelatih yakni Timur Kapadze.
Frengky Aruan - Jumat, 14 November 2025
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Indonesia
PSSI Datangkan Orang Tua Pemain Timnas U-17 untuk Beri Tambahan Motivasi
PSSI mendatangkan orang tua para pemain Indonesia jelang pertandingan melawan Maroko pada matchday ketiga Grup A Piala Dunia U-17 2023.
Mula Akmal - Kamis, 16 November 2023
PSSI Datangkan Orang Tua Pemain Timnas U-17 untuk Beri Tambahan Motivasi
Olahraga
Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Portugal di FIFA Matchday
"Kami ada keinginan mendatangkan Portugal. Kami sudah komunikasi dengan Duta Besar Indonesia di sana. Cuma jangan sampai (Cristiano) Ronaldo (kapten timnas) sudah pensiun (baru tanding melawan timnas Indonesia)," kata Zainudin
Andika Pratama - Selasa, 27 Juni 2023
Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Portugal di FIFA Matchday
Bagikan