Menpora Beri Bonus Rp 5 Miliar untuk Tim Bulu Tangkis Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyambut tim bulu tangkis Indonesia di kantor Kemenpora, Senin (12/2). Foto: PBSI
MerahPutih.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberikan bonus sebesar Rp 5 miliar kepada tim bulu tangkis Indonesia yang berprestasi di ajang Badminton Asia Team Championships 2018
Tim putra Indonesia berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Cina di final dengan skor 3-1. Prestasi ini sekaligus mempertahankan gelar yang diraih dua tahun lalu. Sementara tim putri meraih medali perunggu setelah dikalahkan Jepang di semifinal dengan skor 0-3. Tim putri juga memenuhi target dengan lolos ke putaran final Piala Uber di Bangkok, Thailand.
Apresiasi ini disampaikan Menpora usai menyambut kedatangan tim di kantor Kemenpora, Senin (12/2) sore. Tim Indonesia baru saja kembali ke Tanah Air pads hari ini setelah seminggu bertanding di Alor Setar, Malaysia.
“Selamat datang, selamat atas raihan yang cukup fenomenal dan sukses. Tim putra sebagai juara dan tim putri akan menjadi juara. Ini menjadi semangat untuk menyongsong Piala Thomas dan Uber serta Asian Games,” kata Imam,
“Pemerintah sangat berterima kasih kepada tim bulutangkis. Pemerintah tidak menyumbang apa-apa, ini murni perjuangan PBSI. Sambutan saya mewakili pemerintah dan masyarakat Indonedia. Bapak Presiden dan Wapres memberi apresiasi pada pejuang olahraga Indonesia,” ujar Imam.
Lebih lanjut Menpora berharap tim bulutangkis menularkan ‘virus prestasi’ ini kepada cabang olahraga lainnya. Bulutangkis merupakan andalan untuk menyemangati atlet di cabor lain.
Apresiasi Menpora disambut baik oleh tim bulutangkis yang dipimpin oleh Chef de Mission Achmad Budiharto. Dalam sambutannya, Budiharto mengutarakan rasa terima kasihnya atas sambutan dan apresiasi yang diberikan pemerintah. Tak lupa atas kerja keras tim ofisial dan pemain sehingga berhasil mencapai hasil yang maksimal dan memenuhi target.
“Ada dua hal yang kami targetkan yaitu pertahankan gelar juara tim putra dan lolos ke final Piala Uber untuk tim putri. Credit to tim putri, selama 22 tahun tim putri belum bisa mengalahkan tim Tiongkok, dan kemarin ini terjadi, terakhir kali tim putri mengalahkan Tiongkok pada tahun 1996,” ujar Budiharto.
Keberhasilan ini menjadi modal bagi tim putra yang berharap dapat membawa kembali Piala Thomas ke Indonesia. Dituturkan Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi, bahwa lawan-lawan di BATC mencerminkan separuh kekuatan dunia, minus Denmark. Apa yang diraih tim putra sudah memberi sinyal positif untuk merebut Piala Thomas 2018 yang akan digelar di Bangkok, Thailand pada bulan Mei mendatang. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Bagian Regenerasi, Indonesia Turunkan Atlet Muda di Cabang Bulu Tangkis SEA Games 2025
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Berikut Tim Tim Bulu Tangkis IndonesiaYang Bakal Bertarung di Denmark Open 2025
Putri KW Amankan Tiket Semifinal Korea Open 2025, Bertemu Akane Yang Belum Pernah Ditaklukan
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025, Ada 5 Wakil Indonesia Bertarung
3 Pasangan Dari Ganda Putri dan Campura Indonesia Absen di Turnamen Japan Open 2025m Hanya 13 Wakil Dikirim
Jadi Ketua PBSI, Rudy Gagas 2 Event Besar ke Solo