Menolak 'Jualan Budaya', The Panturas Eksplorasi Bunyi Baru di Maxi-Single Teranyar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Menolak 'Jualan Budaya', The Panturas Eksplorasi Bunyi Baru di Maxi-Single Teranyar

The Panturas siapkan tur asia. (foto: dok/the panturas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band surf-rock kontemporer asal Jatinangor, The Panturas, kembali menunjukkan gebrakan segar dalam skena musik independen Indonesia dan internasional lewat perilisan maxi-single terbaru mereka yang berjudul Knights of Jahannam / Soma Gospel.

Rilisan ini dilepas di bawah label independen milik mereka sendiri, Los Panturas Records, menandai langkah eksploratif baru dalam perjalanan musik mereka.

Maxi-single ini berisi dua lagu, yaitu Knights of Jahannam dan Soma Gospel, yang membuka era baru bagi formasi Surya Fikri (drum), Bagus Patria (bass), Abyan Zaki (gitar dan vokal), dan Rizal Taufik (gitar).

Jika sebelumnya The Panturas dikenal dengan ciri khas surf rock yang dibumbui kekayaan lokal dan nuansa nusantara, rilisan ini hadir sebagai kelanjutan yang lebih dalam dari proses eksplorasi musikal mereka.

Surya Fikri atau Kuya, sang drummer, mengungkapkan bahwa seluruh materi dalam maxi-single ini ditulis dari awal, menjadikannya wadah eksperimen musikal yang penuh tantangan bagi band.

Baca juga:

The Panturas Tuangkan Romantisme Kota New York di Video Musik 'Bentang Sagara'

The Panturas Lanjutkan Perjalanan Lewat EP 'Galura Tropikalia'

“Kami benar-benar menantang diri kami sendiri. Musik, lirik, dan konsep ini benar-benar baru, lahir dari proses workshop yang intens. Bahkan saya cukup kaget ternyata output-nya bisa seperti ini,” ujar Kuya.

Secara musikal, dua lagu ini memperkuat arah eksperimental yang telah mereka rintis sejak mini album Galura Tropikalia, tetapi kali ini dengan kedalaman yang lebih kompleks. Proses kreatif tetap dijalankan secara organik, menghindari kesan eksploitasi budaya lokal secara dangkal.

“Kami memang gak pengen musiknya dibuat terlalu eksotis atau kayak ‘jualan budaya’. Unsur Sunda-nya di sini lebih ke elemen artistik. Sebagai tekstur, bukan gimmick,” tegas vokalis Acin.

Baca juga:

The Panturas Lepas Jangkar Bareng Doel Sumbang di 'Jimat'

Cerita Pertemuan The Panturas dengan Doel Sumbang Ciptakan 'Jimat'

Maxi-single ini bukan sekadar comeback pasca-era Galura Tropikalia, tetapi menjadi penanda keberanian The Panturas dalam mengeksplorasi format baru. Mulai dari penggunaan bahasa Inggris dalam lirik, nuansa reggae tahun 70-an yang berpadu dengan elemen Sunda, hingga struktur lagu yang lebih progresif namun tetap setia pada akar surf rock dan garage rock yang menjadi identitas mereka. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
Lagu “Tiba-Tiba Cinta Datang” dari Maudy Ayunda menggambarkan perasaan cinta yang muncul tanpa diduga dan perlahan mengubah keseharian seseorang.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Lirik dan Makna Lagu ‘Tiba-Tiba Cinta Datang’ Maudy Ayunda, Kisah Jatuh Cinta Mendadak
ShowBiz
AUFA Temukan Harapan di Tengah Kegelapan lewat Single Terbaru 'Adakalanya'
Lagu ini hadir melalui kerja sama dengan label rekaman demajors sekaligus menjadi pintu pembuka menuju EP terbaru yang tengah dipersiapkan AUFA.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
AUFA Temukan Harapan di Tengah Kegelapan lewat Single Terbaru 'Adakalanya'
ShowBiz
KiiiKiii Bikin Musim Panas Makin Meriah, Single 'Pop Off Pop Off' Ajak Semua Bersuka Ria
KiiiKiii merilis mini album ketiga 'WhyKiiiKiii' dengan title track “Pop Off Pop Off” yang membawa nuansa pesta musim panas penuh energi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
KiiiKiii Bikin Musim Panas Makin Meriah, Single 'Pop Off Pop Off' Ajak Semua Bersuka Ria
ShowBiz
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
Syahrini kembali ke industri musik lewat single 'Kau yang Utama' yang dirilis 6 Agustus 2026. Lagu ini ditulis Dee Lestari dan dikomposisi Andi Rianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
Indonesia
Lirik Lagu Wasting Angels Bagian Perjalanan Musik Post Malone
Lagu ini menghadirkan kolaborasi bersama The Kid LAROI, sehingga mempertemukan karakter vokal keduanya dalam sebuah karya yang menjadi bagian dari perjalanan musik Post Malone.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Lirik Lagu Wasting Angels Bagian Perjalanan Musik Post Malone
ShowBiz
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
Memilih lagu untuk lomba 17 Agustus? Ada sejumlah lagu nasional hingga musik populer yang bisa membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
ShowBiz
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
Dubyouth dan Uncle T menghadirkan 'Favelanesia', kolaborasi yang memadukan baile funk Brasil, Raggamuffin Jamaika, dan keberagaman kultur Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
ShowBiz
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Lewat 'All I Can Say Is', Louis LNGSHOT menggambarkan momen ketika seseorang perlahan menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
ShowBiz
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
Ketika sang abang berusaha meyakinkan lewat berbagai rayuan manis, sedangkan sang adik justru meminta bukti nyata atas keseriusannya.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
ShowBiz
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
'Early Junk' menjadi wadah bagi lagu-lagu yang sebelumnya berada di luar jalur utama album untuk berkembang menjadi sebuah cerita yang lebih utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
Bagikan