Menkominfo Minta Masyarakat Waspadai Hoaks Pemilu 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 12 Februari 2024
Menkominfo Minta Masyarakat Waspadai Hoaks Pemilu 2024

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (12/2). Foto: ANTARA/Livia Kristianti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran hoaks di ruang digital selama masa tenang Pemilu 2024 berlangsung.

"Kami imbau masyarakat Indonesia untuk menjauhi dan menghindari hoaks, kami ingin dan berharap agar pemilu ini bisa berlangsung dengan baik tanpa hoaks," kata Budi saat berkunjung ke Kantor Perum LKBN Antara di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Baca juga:

2.300 Personel Satpol PP DKI Tertibkan APK di Masa Tenang Pemilu 2024

Budi juga mengingatkan, masyarakat bisa menghindari konten-konten yang berbau ujaran kebencian dan mengandung fitnah terkait suasana Pemilu 2024 agar dapat menjaga situasi baik di ruang digital maupun di dunia nyata tetap kondusif.

Masa tenang Pemilu 2024 diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum berlangsung sejak Minggu (11/2) hingga Selasa (13/2).

Selama masa tenang, kegiatan kampanye pemilu baik itu di dunia nyata maupun di ruang digital tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh peserta pemilu maupun media massa.

Selain melarang kampanye, peserta maupun media massa dilarang untuk menyiarkan berita, iklan, rekam jejak, atau bentuk lainnya yang dapat mengarah pada kepentingan kampanye, mulai dari bersifat menguntungkan hingga merugikan peserta pemilu.

Baca juga:

Penetrasi Internet di Indonesia Meningkat, Kemenkominfo Janji Tingkatkan Layanan

Menkominfo, Budi Arie Setiadi, mengimbau masyarakat untuk menghindari konten berbau ujaran kebencian
Menkominfo, Budi Arie Setiadi, mengimbau masyarakat untuk menghindari konten berbau ujaran kebencian. Foto: Dok/Kemenkominfo

Harapannya dengan masa tenang Pemilu 2024 dilakukan, maka masyarakat bisa mengambil keputusan untuk nantinya menggunakan hak pilihnya dengan lebih jernih selama periode masa tenang berlangsung.

"Ayo kita bangun bersama-sama dan wujudkan Pemilu 2024 sebagai pemilu yang bisa menyatukan seluruh potensi anak negeri," ajak Budi.

Sebelumnya, pada Minggu (11/2), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turut mengingatkan peserta pemilu agar tidak berkampanye selama masa tenang, termasuk di platform media sosial (medsos).

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menegaskan, pihaknya mengerahkan patroli siber untuk aktif memantau akun yang didaftarkan oleh peserta pemilu dan akun-akun pribadi mereka.

Ia menjelaskan, patroli siber itu bertujuan untuk memastikan tidak ada aktivitas kampanye dalam media sosial yang terdaftar.

“Selain itu, untuk memastikan akun media sosial yang milik akun personal itu tidak memenuhi unsur yang seharusnya tidak dilakukan, misalnya menghasut, memfitnah, mengadu domba, karena ada Undang-Undang ITE yang berlaku dan menjadi kewenangan dari Bawaslu untuk melakukan penanganan pelanggaran hukum lainnya,” kata Lolly. (*)

Baca juga:

Bawaslu Pantau Akun Medsos Peserta Pemilu Selama Masa Tenang

#Pemilu 2024 #Berita Hoax #Menkominfo
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mengumpulkan semua pejabat negara. Ia menyatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Koperasi Merah Putih dikabarkan membuka layanan pinjaman online lewat WhatsApp. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Indonesia
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Uya Kuya melaporkan akun media sosial yang menyebarkan hoaks soal dirinya memiliki 750 dapur MBG.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan meminta rakyat Indonesia untuk mendukung Presiden AS, Donald Trump. Apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia dikabarkan mengirim bantuan rudal untuk Iran. Informasi itu diunggah oleh akun Facebook bernama Rahmat Al Muhajir.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Las Vegas dikabarkan hancur usai dihantam rudal Iran. Lalu, apakah informasi tersebut bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Prediksi Potensi Tsunami dan Megathrust M 8,7 di Indonesia
BMKG memprediksi adanya tsunami dan megathrust M 8,7 di Indonesia. Lalu, apakah informasi tersebut bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Prediksi Potensi Tsunami dan Megathrust M 8,7 di Indonesia
Indonesia
Waspada Hoaks Mudik Lebaran 2026, Komdigi Kerahkan Patroli Siber dan Penegakan Hukum
Informasi hoaks soal mudik Lebaran 2026 sudah beredar di media sosial. Komdigi pun meningkatkan patroli siber.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Waspada Hoaks Mudik Lebaran 2026, Komdigi Kerahkan Patroli Siber dan Penegakan Hukum
Bagikan