Menkominfo: Iklan Bioskop Jokowi Bentuk Pertanggungjawaban Uang Rakyat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 17 September 2018
Menkominfo: Iklan Bioskop Jokowi Bentuk Pertanggungjawaban Uang Rakyat

Presiden Jokowi meninjau pembangunan proyek infrastruktur. Foto: Setkab.go.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan iklan pencapaian keberhasilan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya tayang di bioskop, tetapi juga di stasiun televisi.

Menurut Menkominfo, iklan itu sudah tayang sejak beberapa bulan yang lalu. Tujuan iklan itu, lanjut dia, sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk menginformasikan ke publik apa yang sudah dibangun pemerintah menggunakan uang rakyat.

menkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Foto: Antara

“Masyarakat harus tahu apa yang dilakukan pemerintah, itu kan memakai APBN, pajak dan yang lainnya. Itu harus disampaikan pada publik,” kata Rudiantara di Jakarta, Senin (17/9).

Menkominfo tegas menepis tudingan iklan itu merupakan kampanye politik Jokowi. “Itu bukan iklan politik, itu hanya menyampaikan,” ujar dia.

Terkait dengan tanda pagar Indonesia Maju yang muncul di iklan “2 Musim, 65 Bendungan” sebelum film bioskop dimulai, Rudiantara menyampaikan tagar tersebut sudah ada sejak April lalu.

Iklan bioskop
screenshot iklan 2 musim 65 bendungan (youtube)


Rudiantara menambahkan iklan pencapaian program pemerintah ini bukan hanya tentang bendungan, tetapi juga untuk program lainnya seperti infrastruktur tol, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

Sebelumnya, dikutip Antara, iklan di bioskop yang menampilkan pembangunan bendungan menuai pro dan kontra karena dianggap sebagai iklan politik Presiden Joko Widodo yang kembali maju ke Pemilu 2019. (*)

#Iklan Bioskop Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan