Musik

Menilik Sejarah Breakdance via Dokumenter ‘Menembus Ingatan (Eraluka)’ Goodnight Electric

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Oktober 2021
Menilik Sejarah Breakdance via Dokumenter ‘Menembus Ingatan (Eraluka)’ Goodnight Electric

Goodnight Electric rilis single beserta film pendek 'Eraluka'. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELUM. Goodnight Electric belum TAMAT. Grup yang kini beranggotakan Henry Foundation, Oom Leo, Bondi Goodboy, Vincent Rompies, Priscilla Jamail, dan Handi Hans bertransformasi dengan merilis sebuah single berjudul Eraluka bersamaan dengan dokumenter pendek tentang breakdance.

Dokumenter pendek berjudul Menembus Ingatan (Eraluka) memiliki durasi 14.31 menit, menghadirkan beberapa narasumber pecinta tari kejang.

Baca juga:

Dopamin Chocolate & Baked Cheese, Kolaborasi Goodnight Electric X Pipiltin Cocoa

“Film ini menceritakan perjalanan masa lalu Dody dengan budaya breakdance yang sempat populer di kalangan pemuda tahun 80an di Jakarta,” tulis Goodnight Electric dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (11/10).

Biasa disapa dengan Dody Breakdance, ia merupakan seorang penggemar kesenian yang memiliki masa kecil sebagai seorang breakdancer. Bahkan hobi breakdance masih dijalani hingga saat ini.

Dalam penuturannya, Dody sempat tergabung dalam kolektif bernama Remaja Plastik Jakarta Selatan yang berada di daerah Palbatu, salah satu dari banyak klub breakdance yang menjamur di kota Jakarta masa itu.

“Kenapa namanya Remaja Plastik, ya karena tarian kita itu kan seperti plastik, lentur segala macam. Itu saja,” ucap Dody.

Memasuki menit 8.08 Goodnight Electric memberi tantangan kepada Dody untuk menampilkan koreografi breakdance diiringi dengan lagu Eraluka.

Dengan mood yang cukup bright, up-beat, dan danceable, lirik Eraluka sendiri justru mempertanyakan bagaimana suatu pengalaman atau mimpi buruk di masa lalu yang tiba-tiba saja muncul kembali.

Baca juga:

Mengarungi Limbo lewat Lagu 'Wandering Wondering' Reuben Nathaniel dan Jason Mountario


Sementara, Eraluka adalah lagu pertama yang ditulis oleh Andi Hans dibantu oleh Henry Foundation. Didominasi oleh petikan dan sound gitar yang mengingatkan dengan musik indie pop di era 80an awal.

Lagu Eraluka ini menyusul dengan single TAMAT yang rilis di akhir 2020. Single tersebut merupakan awal dari materi terbaru yang diisi seluruh vokalnya oleh Priscilla Jamail. Secara keseluruhan lagu ini memiliki nuansa chill yang mudah dicerna para pendengar.

Tidak hanya itu, di single TAMAT Goodnight Electric juga menghadirkan Eva Celia sebagai kejutan. Kamu bisa mendengar suara Eva Celia ketika pertama kali TAMAT mulai dimainkan, yaitu pengisi bagian suara Flight Announcement. (far)

Baca juga:

Goodnight Electric TAMAT

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
Lirik dan makna lagu Creep dari Radiohead sungguh menyayat hati. Lagu ini menceritakan kisah pergulatan batin akibat rasa rendah diri.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
ShowBiz
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
Duo Ruzan & Vita merilis video musi 'Rayuanmu', lagu bernuansa blues-pop yang terinspirasi kisah cinta mereka sejak masa SMA hingga 20 tahun bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
ShowBiz
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Tiga bassist Indonesia bergabung dalam BASS3. Mereka memperkenalkan single kedua berjudul 3WARNA.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
ShowBiz
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Lagu 'Titenono' merefleksikan karakter musik khas Denny Caknan yang memadukan bahasa lokal dan sentuhan pop modern.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Ifan Seventeen memperkenalkan lagu terbaru '1001 Cara' dari album solo debut Resonance, menghadirkan nuansa nostalgia dengan pendekatan musik yang lebih dewasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
ShowBiz
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Lagu legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' kembali hadir pada 2026 melalui kolaborasi Cakra Khan dan Chrisye.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
ShowBiz
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Burgerkill merilis single Kontinum yang menjadi simbol perlawanan. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Mitski mengumumkan tur dunia 'Nothing’s About to Happen to Me' 2026. Konser Jakarta digelar 18 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan. Tiket mulai dari Rp 900.000.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
ShowBiz
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
GUNGS, proyek solo Raissa Faranda, merilis album debut 'Awal Masa' yang mengeksplorasi trauma, ingatan, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Bagikan