Menilik Performa 6 Klub Inggris di Turnamen Eropa

Thomas KukuhThomas Kukuh - Sabtu, 24 Februari 2018
Menilik Performa 6 Klub Inggris di Turnamen Eropa

Bintang Manchester City Sane.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Klub-klub Inggris akhirnya telah melewati fase gugur di turnamen antarklub Eropa. Ya, baik itu di Liga Champions atau Liga Europa. Kini ada enam klub Inggris yang masih berpatisipasi di dalamnya. Klub-klub itu adalah Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Sejauh ini, keenam klub tersebut tampil baik dalam mengatasi rintangan yang berbeda-beda dari lawannya. Terkecuali Arsenal yang sudah menjalani dua leg dan dipastikan lolos ke-16 besar Liga Europa, kelima klub lainnya masih akan memainkan leg kedua pada Maret mendatang. Lantas, bagaimana performa mereka saat menghadapi lawannya masing-masing?

Berikut analisa BolaSkor soal kiprah enam tim Inggris di Liga Europa dan Liga Champions:

1. Arsenal

Arsenal
Arsenal

Pada fase 32 besar Liga Europa, Arsenal melawan klub asal Swedia, Ostersunds, yang dilatih pelatih asal Inggris, Graham Potter. Oleh karenanya, wajar jika dalam skuat Ostersunds saat ini ada tiga pemain asal Inggris: Jamie Hopcutt, Curtis Edwards, dan Andrew Mills.

Ada fakta menarik mengenai Ostersunds. Mereka dibentuk untuk kali pertamanya pada tahun 1996. Nah, pada tahun itu, Arsene Wenger datang ke Arsenal dari Nagoya Grampus Eight, Jepang.

Saat leg pertama, melawan Ostersunds, Wenger tidak banyak berjudi dengan menurunkan banyak pemain muda. Ia tetap menyertakan pemain-pemain andalan seperti Mesut Ozil, Henrikh Mkhitaryan, Hector Bellerin, Nacho Monreal, David Ospina, dan Shkodran Mustafi. Hasilnya pun bagus. Di leg pertama yang berlangsung di Swedia, Arsenal menang 3-0 melalui gol Monreal, Sotirios Papagiannopoulos, dan Ozil.

Arsenal memanfaatkan dengan baik keunggulan individu pemain yang mereka miliki. Namun, keunggulan agregat gol Arsenal nyaris hilang di babak kedua, karena fokus dan rasa puas diri para pemain. Ostersunds sempat unggul 2-0 melalui gol Hosam Aiesh dan Ken Sema, sebelum membalasnya via gol Sead Kolasinac.

Pada akhirnya, Arsenal tetap lolos dengan agregat gol 4-2. Namun, kekalahan dari Ostersunds seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi Wenger sebagai peringatan untuk timnya. Khususnya akhir pekan ini, mereka akan melawan Manchester City di final Piala Liga.

2. Manchester United

Paul Pogba
Paul Pogba. (Twitter)

Pasukan Jose Mourinho memulai perjalanan 16 besar Liga Champions melawan juara lima kali Liga Europa, Sevilla. Menyambangi Ramon Sanchez Pizjuan, Man United bisa dibilang babak belur karena terus diserang oleh Sevilla yang bermain dengan intensitas tinggi.

Sevilla memang terkenal sangat sulit ditaklukkan ketika bermain di depan pendukungnya sendiri. Tetapi, Sevilla lebih leluasa menyerang karena taktik defensif yang diterapkan Mourinho. Red Devils tidak memiliki niat untuk menyerang dan hanya sesekali melakukan serangan balik, atau coba memaksimalkan situasi bola mati.

Alhasil, dengan sedikit dinaungi dewi fortuna dan ketangguhan David De Gea di bawah mistar gawang, Man United sanggup menjaga gawangnya tetap aman dari kebobolan dan mengakhiri laga dengan skor kacamata. Leg kedua akan berlangsung di Old Trafford Maret mendatang.

Meski berlangsung di Old Trafford, agregat gol sama kuat itu tetap berbahaya bagi Man United, karena apabila Sevilla mencetak gol, maka situasi akan semakin bertambah sulit bagi mereka. Tak pelak leg kedua masih terbuka untuk kedua tim, untuk lolos ke fase berikutnya.


3. Manchester City

Manchester City
Manchester City

The Citizens bertemu dengan lawan yang relatif mudah di atas kertas untuk ditaklukkan: Basel. Man City unggul kualitas individu pemain, memiliki permainan terbaik di Eropa saat ini, dan dilatih Pep Guardiola yang sarat pengalaman di Eropa.

Benar saja, Man City tanpa halangan menang telak 4-0 melalui dua gol Ilkay Gundogan, Bernardo Silva, dan Sergio Aguero. Hebatnya lagi, kemenangan itu diraih di St. Jakob-Park, markas Basel. Man City pun hanya perlu tidak kalah lebih dari empat gol tanpa balas jika ingin memastikan tempat di perempat final Liga Champions.

Man City juga takkan mau dipermalukan Basel, meski sudah unggul jauh agregat gol, di Etihad Stadium. Sulit rasanya melihat Basel asuhan Raphael Wicky lolos ke fase berikutnya, dan mengulang kejutan di grup, kala menaklukkan Man United dengan skor 1-0.


4. Liverpool

liverpool
Liverpool.

The Reds juga tidak mengalami kendala berarti melawan Porto yang punya tradisi bagus di Eropa, melalui dua trofi Liga Champions yang diraih pada tahun 1987 dan 2004. Sama halnya dengan Man City, Liverpool juga memiliki lini serang mematikan, dan mereka memilikinya pada diri: Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.

Ketiga pemain tersebut meliuk-liuk di pertahanan Porto untuk memberikan kemenangan 5-0 di Portugal, melalui hattrick Mane, dan gol Salah serta Firmino. Liverpool juga memainkan pressing dengan baik kepada Porto, hingga tim tuan rumah tidak mampu berbuat banyak untuk mengembangkan permainan mereka.

Harapan Porto untuk melaju lebih jauh pun tampak telah sirna, meski masih ada pertandingan leg kedua di Anfield. Berkat penampilan hebatnya itu, tim besutan Jurgen Klopp dijadikan kandidat favorit juara Liga Champions musim ini.

5. Chelsea

chelsea
Chelsea

Di antara enam tim asal Inggris yang bermain di turnamen antarklub Eropa, Chelsea bertemu lawan terberat: Barcelona. Klub asuhan Ernesto Valverde belum pernah kalah di La Liga. Di tangan Valverde, Barca memiliki keseimbangan yang lebih baik dari sisi bertahan dan ofensif.

Chelsea pun meladeni permainan mereka lebih bijak kala menjamu Barca di Stamford Bridge. Eden Hazard cs menjalankan instruksi Antonio Conte dengan baik: menutup tiap celah yang bisa dieksploitasi para pemain Barca, bertahan solid, dan mengincar serangan melalui serangan balik.

Laiknya permainan catur, Chelsea meladeni dengan sabar permainan Barca, dan Barca juga bermain sabar menanti kesalahan yang dapat dilakukan Chelsea. Benar saja, keunggulan 1-0 Chelsea via gol Willian, disamakan oleh Lionel Messi, melalui kesalahan yang dilakukan pemain Chelsea.

Messi memecahkan rekor tidak pernah membobol gawang Chelsea. The Blues pun cukup menyesali hasil tersebut. Sebab, mereka bisa saja meraih kemenangan atau unggul lebih, andai dua peluang dari Willian tidak mengenai mistar gawang. Alhasil, kini Chelsea memiliki misi berat untuk mencetak gol di Camp Nou.


6. Tottenham Hotspur

Spurs
Spurs.

Tidak banyak yang mengunggulkan Tottenham di 16 besar Liga Champions melawan Juventus. Tottenham merupakan tim "muda" di Liga Champions tanpa banyak pengalaman sukses di Eropa. Namun, mereka membuktikan mental bermain yang hebat kala menyambangi J-Stadium.

Sempat tertinggal 0-2 dari dua gol Gonzalo Higuain, Tottenham pantang menyerang meningkatkan intensitas serangan, hingga akhirnya mampu mencetak dua gol penyama kedudukan via gol Harry Kane dan Christian Eriksen. Kini, mereka memiliki keunggulan dua gol tandang yang sangat berharga, untuk dibawa ke leg kedua yang berlangsung di Wembley Stadium. (*)

#Liga Europa #Liga Champions
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Florentino Perez Menang Pemilu Real Madrid, Enrique Riquelme Beri Selamat Sambil Tebar Ancaman
Pengumuman resmi panitia pemilu menegaskan dominasi mutlak sang petahana, Florentino Perez
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Florentino Perez Menang Pemilu Real Madrid, Enrique Riquelme Beri Selamat Sambil Tebar Ancaman
Olahraga
Calvin Verdonk Bakal Dilatih Putra Carlo Ancelotti, Siap Gebrak Liga Champions Eropa
Rekam jejak kariernya bermula dari pelatih kebugaran sebelum akhirnya naik pangkat menjadi asisten manajer
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Calvin Verdonk Bakal Dilatih Putra Carlo Ancelotti, Siap Gebrak Liga Champions Eropa
Olahraga
Arsenal Gagal Juara Liga Champions 2025/26, Mikel Arteta: Kami Harus Lebih Ambisius Musim Depan
Mikel Arteta tak mencari alasan usai Arsenal gagal juara Liga Champions 2025/26. Ia meminta The Gunners lebih ambisius musim depan.
Soffi Amira - Senin, 01 Juni 2026
Arsenal Gagal Juara Liga Champions 2025/26, Mikel Arteta: Kami Harus Lebih Ambisius Musim Depan
Olahraga
Kemenangan atas Arsenal di Final Liga Champions Terasa Istimewa bagi Pelatih Luis Enrique
PSG menang atas Arsenal lewat babak adu tendangan penalti di Puskas Arena, Sabtu (30/5).
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Kemenangan atas Arsenal di Final Liga Champions Terasa Istimewa bagi Pelatih Luis Enrique
Olahraga
Pengakuan Mikel Arteta terhadap PSG Setelah Arsenal Dikalahkan di Final Liga Champions
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengakui bahwa PSG bersama Luis Enrique merupakan tim terbaik di dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Pengakuan Mikel Arteta terhadap PSG Setelah Arsenal Dikalahkan di Final Liga Champions
Olahraga
Laga Final untuk Pertahankan Gelar Juara Liga Champions Vs Arsenal Lebih Sulit bagi PSG
Laga final untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions melawan Arsenal lebih sulit dibanding partai penentuan juara musim lalu melawan Inter Milan seperti dikatakan Luis Enrique
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Laga Final untuk Pertahankan Gelar Juara Liga Champions Vs Arsenal Lebih Sulit bagi PSG
Olahraga
Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Via Babak Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara
Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menekuk Arsenal lewat babak penalti dalam final edisi 2025/2026 yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Via Babak Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara
Olahraga
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Stadion Emirates akhirnya memperdengarkan lagu North London Forever secara resmi untuk kali pertama saat Arsenal menjamu Leeds United pada 8 Mei 2022
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Olahraga
Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal, 30 Mei 2026
Laga krusial ini menguji konsistensi Arsenal selaku tim yang belum menyentuh kekalahan sepanjang kompetisi Liga Champions musim ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal, 30 Mei 2026
Olahraga
Arsenal Harus Gempur Habis-Habisan PSG dari Sisi Kanan Jika Ingin Angkat Trofi Liga Champions
Kondisi tersebut menjadi peluang emas bagi sektor sayap kiri Arsenal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Arsenal Harus Gempur Habis-Habisan PSG dari Sisi Kanan Jika Ingin Angkat Trofi Liga Champions
Bagikan