Kesehatan

Menikmati Masturbasi Boleh Saja, Asal...

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 September 2018
Menikmati Masturbasi Boleh Saja, Asal...

Ada batas-batas untuk melakukan masturbasi. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASTI banyak dari kamu yang akrab dengan istilah masturbasi. Kegiatan penyaluran hasrat seksual yang dilakukan dengan sengaja merangsang alat kelamin ini sejak dulu memang sudah populer. Hampir semua orang pernah melakukannya, baik pria, wanita, remaja, maupun dewasa. Bahkan faktanya, dalam sebuah data penelitian nasional, terungkap bahwa sebanyak 89% perempuan dan 95% pria pernah melakukan masturbasi.

Meskipun berdasarkan statistik hal ini sebenarnya tergolong umum dan banyak dilakukan, pandangan masyarakat terhadap masturbasi sangatlah negatif. Bahkan, pelaku masturbasi kadang bisa dicap memiliki gangguan seksual.
Hasilnya, banyak pelaku masturbasi yang kemudian enggan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikiater mengenai batas-batas yang harus diperhatikan dalam melakukan kegiatan seksual ini. Padahal, meskipun sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan, terdapat beberapa aturan yang harus dipenuhi dalam melakukan masturbasi. Berikut aturan yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan masturbasi, seperti dikutip dari Go-Dok.

1. Tidak melakukannya hingga terobsesi atau kecanduan.

2. Tidak menjadikan masturbasi sebagai rutinitas dan melakukannya secara berlebihan; misalnya hingga 5-10 kali dalam sehari.

3. Memperhatikan alat yang digunakan untuk masturbasi, jangan gunakan alat berbahaya yang dapat menimbulkan luka, berpotensi menimbulkan penyakit, dan tidak higienis.

Masturbasi jamak dilakukan perempuan dan laki-laki. (foto: pixabay/chriscarroll071158)

Hal-hal tersebut penting diketahui jika kamu mempertimbangkan untuk melakukan masturbasi. Jika tidak, akan timbul efek negatif yang pada akhirnya akan membahayakan kesehatan alat kelamin dan psikologis. Boleh saja merasakan nikmatnya masturbasi, tapi tetap harus aman ya.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan