Menhub Dudi Purwagandhi Resmikan Stasiun Jatake Perluas Jangkauan KRL Jabodetabek
Merahputih.com - Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi (keempat kanan) Gubernur Banten, Andra Sini (ketiga kanan) Direktur Utama PT Kerata Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyadin (kedua kanan) Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono (kelima kanan) CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap (keenam kanan) CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land, Christopher Siswanto Adisaputro (kanan) memencet tombol saat peresmian Stasiun Commuter Line Jatake, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (28/01/2026).
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Jatake yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Kehadiran stasiun baru ini menjadi alternatif titik naik-turun penumpang Commuter Line Jabodetabek, khususnya pada lintas Tanah Abang–Parung Panjang dan Tanah Abang–Rangkasbitung.
Dalam sambutannya, Menhub menyampaikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang telah merealisasikan pembangunan Stasiun Jatake melalui skema creative financing tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar.
Stasiun Jatake merupakan hasil kerja sama antara PT KAI (Persero) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk melalui Sinar Mas Land. Pembangunan stasiun ini dimulai sejak Januari 2024 dan sebelumnya ditargetkan rampung pada pertengahan 2025.
Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Mochamad Purnomosidi mengatakan seluruh kesiapan operasional telah rampung. PT KCI pun mulai mengoperasikan Stasiun KRL Jatake pada Rabu pagi. Stasiun ini disebut sebagai salah satu stasiun KRL termegah di wilayah Tangerang, Banten.
Secara lokasi, Stasiun Jatake berada di KM 37+045 pada rute Tanah Abang–Rangkasbitung, tepatnya di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Stasiun ini dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dan dikembangkan menjadi gedung tiga lantai dengan total luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi.
Dari sisi fasilitas, Stasiun Jatake memiliki peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing peron 6 meter. Setiap hari, stasiun ini diperkirakan mampu melayani hingga 20.000 penumpang.
Setelah resmi beroperasi, Stasiun Jatake akan melayani perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung dengan rute: Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung. (Foto: MP/Didik Setiawan).
Berita Terkait
Menhub Dudi Purwagandhi Resmikan Stasiun Jatake Perluas Jangkauan KRL Jabodetabek
Lansia Pelaku Pelecehan Dilepas di Tanjung Barat, Dilarang Naik KRL Seumur Hidup
Ratusan Bangkai Gerbong Commuter Line Menumpuk di Depo KRL Depok Jabar
Genangan Air Hambat KRL Angke–Kampung Bandan, Perjalanan Dialihkan
Stasiun Tanah Abang Baru Berkapasitas 308 Ribu Penumpang, Presiden Prabowo Pastikan Frekuensi Perjalanan KRL Ditambah
Prabowo Minta KRL Ditambah, Siap Kucurkan Anggaran hingga Rp 5 Triliun
Kapasitas Terus Penuh, PT KAI Pesan 23 KRL Anyar dari China dan PT INKA
Gerbong KRL Akan Segera Bertambah, Perintah Tegas Prabowo Agar Penumpang Tak Lagi Merasakan Sensasi 'Ikan Pindang' Saat Jam Sibuk
Demi Alasan Keamanan, Jembatan Saksi Bisu Kereta Bintaro Dibongkar
Asap Muncul dari Rangkaian Commuter Line di Stasiun Tanjung Barat, Perjalanan Sempat Tertunda 12 Menit