MerahPutih.com - Rivalitas antar pendukung Persija Jakarta, The Jakmania dan pendukung Persib Bandung, Bobotoh kerap memakan korban jiwa. Terhitung sejak tahun 2012 hingga 2018 total pendukung yang tewas dikedua belah kubuh ada tujuh orang, enam diantaranya meninggal lantaran dikeroyok oleh suporter lawan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya resep tersendiri hentikan rivalitas tersebut. Ia mengatakan konflik antara suporter Persija dan Persib harus ditangani serius. Sebab, bila tidak ditangani secara serius nyawa pun akan terus berjatuhan.
Untuk itu, dibutuh pihak yang dapat menengahi kedua kubuh yang kerap berseteru ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kekerasan itu sering dianggap sebagai kasus yang diserahkan kepada penegak hukum untuk menyelesaikan, sementara peristiwa ini berulang terus, karena itu harus dijadikan sebagai salah satu masalah, harus ada orang yang terlibat untuk melakukan pencegahan dan pengendalian," ujar Anies di Jakarta, Rabu (26/9).
Disamping itu juga, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan, pihaknya akan membenahi sistem olah raga khusunya sepak bola agar tak ada lagi korban jiwa yang berjatuhan.
"Kedepan kita membangun ekosistem olahraga yang bebas dari kekerasan, ekosostem yaang bisa mengendalikan dan mencegah kekerasan," tutur Anies.
Terbaru, seorang The Jakmania wilayah Cengkareng Jakarta Barat bernama Haringga Sirila (23) meregang nyawa dikeroyok oleh oknum Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persija Vs Persib Minggu (24/9) lalu.
Jauh sebelum meninggalnya Haringga, rivalitas Persija-Persib juga sudah memakan korban jiwa. Save our Soccer mencatat setidaknya masih ada lima lagi korban dari rivalitas lawas itu. Mereka adalaha Rangga Cipta Nugraha (22), Lazuardi (29) dan dani maulana (17). Ketiganya merupakan seorang bobotoh tewas usai Persija menghadapi Persib di SUGBK 27 mei 2012.
Gilang (24) seorang anggota The Jakmania juga tewas usai kelompoknya terlibat bentrok dengan sejumlah oknum suporter ketika rombongannya pulang dari Solo. Kericuhan terjadi tanggal 6 November 2016.
Dalam bentrok yang sama, seorang anggota The Jakmania, Harun Al Rasyid Lestaluhu alias Ambon (30) juga meninggal usai menonton Persija melawan Persib di Stadion Manahan Solo. Harun tewas dikeroyok di Lungbenda, Cirebon. (asp)