Film

Mengintip Perkembangan Dunia Animasi yang Makin Kompeten

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 19 April 2022
Mengintip Perkembangan Dunia Animasi yang Makin Kompeten

Spiderman Into The Spider Verse menjadi pelopor dari gabungan animasi 3D dengan 2D. (Foto: The Direct)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RANAH animasi adalah rumah bagi semua jenis karya unik untuk menceritakan sebuah kisah, dari animasi 2D berbasis sel klasik hingga animasi stop-motion. Satu lompatan grafis untuk media datang dalam bentuk animasi 3D, atau citra yang dihasilkan oleh komputer.

Teknik lama seperti animasi 2D dan stop-motion melibatkan usaha keras untuk menghidupkan gambar dan karakter, tetapi animasi 3D mematahkan batasan dengan mengambil kedua elemen dan merampingkannya.

Baca Juga:

Penggemar Film Animasi, 5 Film Pilihan Rilis di Tahun 2022

Kini kita telah memasuki era baru animasi 3D, yang mendorong batas-batas animasi lebih jauh lagi. Sedangkan zaman keemasan dari Animasi 3D mulai terlihat saat kemunculan film Shrek dan Ice Age, serta berbagai film-film Pixar yang luar biasa.

Film-film Pixar menandai awal dari masa keemasan Animasi 3D. (Foto: IGN)

Pada era 2000-an kreator memang berusaha mendorong batas-batas animasi 3D, sayangnya tidak banyak yang berubah dalam hal penceritaan dan estetika keseluruhan film animasi 3D. Di sisi lain, animasi 2D memungkinkan gerakan dan estetika yang lebih lancar. Alhasil, lahir sebuah metode yang mulai diterapkan oleh sebagian besar studio untuk memadukan Animasi 3D dengan 2D.

Film pertama yang memanfaatkan perpaduan teknik animasi 2D dan 3D adalah The Peanuts Movie pada 2015. Kemudian metode ini disempurnakan lebih lanjut dalam Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018), The Mitchells vs. the Machines (2021), dan The Bad Guys (2022).

Baca Juga:

Animasi Disney 'Encanto' Menang Best Animated Film Oscar 2022

kini studio animasi 3D sudah terlihat lebih dinamis dengan mulai memodernisasi aspek penceritaan dari film-film selanjutnya. Turning Red dan The Mitchells vs. the Machines misalnya, menggambarkan protagonis perempuan muda yang lebih realistis, sementara film seperti Encanto dan Wish Dragon menampilkan karakter dari beragam budaya.

Tetapi, saat ini kita tidak dapat memprediksi apakah entri baru akan menempel pada gaya seni lama. Saat ini, tentu saja semua mata tertuju pada Spider-Man: Across the Spider-Verse, kelanjutan dari visual yang mengesankan dan menakjubkan pada film pertamanya.

Dari berbagai kekuarang dan kelebihan dari animasi 3D pada Zaman sekarang, kini adalah waktu yang tepat untuk menjadi penggemar animasi, dan patut untuk selalu menantikan bagaimana masa depan dari dunia Animasi. (ref)

Baca Juga:

The Batman Raih Rp1,8 Triliun dalam Box Office Amerika

#Film #Animasi #Film Animasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Marvel ke DC, Sebastian Stan Akhirnya Buka Suara soal 'The Batman: Part II'
Sebastian Stan antusias bergabung dalam The Batman: Part II garapan Matt Reeves. Perannya masih dirahasiakan, film dijadwalkan tayang pada 18 Februari 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Marvel ke DC, Sebastian Stan Akhirnya Buka Suara soal 'The Batman: Part II'
ShowBiz
Cho Yeo Jeong Diincar Jadi Bintang Utama Film Thriller Horor 'Women in the Poisoned Jar'
Cho Yeo Jeong mendapat tawaran menjadi pemeran utama Women in the Poisoned Jar, film thriller horor berlatar restoran yang disutradarai Baek Seung Bin.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Cho Yeo Jeong Diincar Jadi Bintang Utama Film Thriller Horor 'Women in the Poisoned Jar'
ShowBiz
Film 'Killing Time', Thriller Horor Korea tentang Duo Streamer yang Terjebak Teror Rumah Sakit
Killing Time merupakan film thriller horor Korea tentang duo streamer yang terjebak teror di rumah sakit terbengkalai. Simak sinopsis dan jadwal tayangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Film 'Killing Time', Thriller Horor Korea tentang Duo Streamer yang Terjebak Teror Rumah Sakit
ShowBiz
Takut Dilupakan Hollywood, Rosalind Eleazar Hadapi Krisis Karier di Film 'Misty Green'
Rosalind Eleazar menjadi pemeran utama 'Misty Green', film drama terbaru Chris Rock tentang aktris Hollywood yang berusaha menghidupkan kembali kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Takut Dilupakan Hollywood, Rosalind Eleazar Hadapi Krisis Karier di Film 'Misty Green'
ShowBiz
'The Assassin(s)' Tembus 2 Juta Penonton dalam 11 Hari, Jadi Film Terlaris di Korea Selatan!
The Assassin(s) kini sudah menembus 2 juta penonton di Korea Selatan. Lalu, kapan film ini tayang di Indonesia?
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
'The Assassin(s)' Tembus 2 Juta Penonton dalam 11 Hari, Jadi Film Terlaris di Korea Selatan!
ShowBiz
'Avengers: Endgame' Kembali Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa, Geser Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame kini menjadi film terlaris sepanjang masa. Film tersebut menggeser rekor yang sebelumnya dipegang Avatar.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
'Avengers: Endgame' Kembali Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa, Geser Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Azka Corbuzier Debut Akting Lewat Film 'Home, Almost', Bakal Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier akan menjalani debut aktingnya di film Home, Almost. Film pendek itu bakal tayang perdana di New York, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Azka Corbuzier Debut Akting Lewat Film 'Home, Almost', Bakal Tayang Perdana di New York
Fun
Sinopsis Ice Age: Boiling Point Petualangan ke-6 Manny dkk, Ketika Zaman Es Mulai Meleleh
Petualangan keenam franchise Ice Age resmi berlanjut lewat film Ice Age: Boiling Point yang bakal tayang Februari 2027.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
 Sinopsis Ice Age: Boiling Point Petualangan ke-6 Manny dkk, Ketika Zaman Es Mulai Meleleh
ShowBiz
'Digger' Lesu di Box Office, Hanya Raup Rp179 Miliar: Pembukaan Film Tom Cruise Terendah dalam 19 Tahun
Film terbaru Tom Cruise, "Digger", menghadapi awal yang kurang menggembirakan di box office.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
'Digger' Lesu di Box Office, Hanya Raup Rp179 Miliar: Pembukaan Film Tom Cruise Terendah dalam 19 Tahun
ShowBiz
'Verity' Raih Pembukaan Rp 330 Miliar, Adaptasi Novel Colleen Hoover Mulai Dilirik Penonton
Untuk pasar Amerika Serikat, Verity mendapatkan perilisan luas pada 2 Oktober di 3.510 bioskop.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Verity' Raih Pembukaan Rp 330 Miliar, Adaptasi Novel Colleen Hoover Mulai Dilirik Penonton
Bagikan