Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Glenn Fredly

Mengenang Glenn Fredly, Musisi Berbakat yang Tak Pernah Sombong

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 08 April 2020
Mengenang Glenn Fredly, Musisi Berbakat yang Tak Pernah Sombong

Semasa hidup Glenn Fredly ketakutan jika diminta cover lagu Koes Plus (FOTO: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDUSTRI hiburan Indonesia harus kembali talenta terbaiknya. Pelantun Sekali Ini Saja, Glenn Fredly meninggal di usia 44 tahun.

Tak hanya nama yang harum, Glenn juga meninggalkan warisan tak benda yang akan terus dikenang sepanjang masa. Pria bernama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuiamallo ini memulai karir bermusiknya tahun 1995 selepas menamatkan bangku SMA.

Kiprah bermusiknya dimulai lewat sebuah band bernama Funk Section. Suara yang merdu membuat Glenn dipercaya sebagai vokalis. Tiga tahun bersama Funk Section, Glenn undur diri dan memutuskan untuk bersolo karir. Album pertama yang dirilis Glenn sebagai penyanyi solo diberi judul sesuai namanya, GLENN.

Baca juga:

Ups! Robert Downey Jr Dilaporkan ke Polisi

Setelah sukses dengan album GLENN, ia merilis album lagi di tahun 2000. Album tersebut bertajuk Kembali. Kehadiran album kedua ini membuat namanya semakin dikenal publik. Deretan lagu di album tersebut seperti Kasih Putih begitu diminati oleh pendengar hingga saat ini.

Sebagai penyanyi yang cukup produktif di tanah air, Glenn kembali menelurkan album di tahun 2003. Tak disangka, single Januari yang ada di album Selamat Pagi, Dunia meledak di pasaran. Lewat album ini, Glenn mengukuhkan namanya sebagai musisi terbaik di tanah air.

Glenn Fredly
Glenn Fredly menjadi musisi paling bertalenta di tanah air (FOTO: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Keberhasilan album ketiganya tak membuat Glenn besar kepala. Ia tetap konsisten mempertahankan karir bermusiknya dengan terus mengeluarkan album. Beberapa album yang pernah dirilis misalnya Aku dan Wanita (2006), Happy Sunday (2007), Private Collection (2008), Lovevolution (2010), serta Luka, Cinta dan Merdeka (2012).

Sadar bahwa perjalanan karirnya takkan mulus tanpa kehadiran penggemar, Glenn memanjakan penggemarnya lewat konser tunggal sebanyak dua kali. Yang pertama, Konser Cinta Beta yang diselenggarakan untuk merayakan karirnya di belantika musik tanah air selama 17 tahun dan yang kedua konser yang diadakan untuk merayakan 20 tahun karirnya.

Baca juga:

3 Pesohor ini Memilih Melajang

Glenn Fredly
Glenn Fredly (Foto: Ist)

Walaupun dikenal sebagai musisi jenius yang pernah dimiliki Indonesia, Glenn tak pernah berhenti belajar. Kepada merahputih.com beberapa waktu lalu ia mengungkapkan bahwa ia terus belajar dari musisi-musisi senior misalnya Koes Plus.

"Notasi musisi-musisi terdahulu itu sederhana tetapi dari kesederhanaan itu justru bisa diterima di telinga seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Itu luar biasa banget sih," ungkapnya kala itu. Begitu jeniusnya musisi terdahulu di mata Glenn, ia mengaku bahwa ia ketakutan jika disuruh mengcover lag-lagu lawas musisi senior.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa di sela-sela waktunya, ia iseng mengulik lagu-lagu yang diciptakan oleh para pendahulunya untuk bisa diterapkan di karyanya yang lain. (Avia)

Baca juga:

Menikah di Tengah Pandemi Corona, So Ji-sub Donasikan Uangnya

#Glenn Fredly #Musisi Pria #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
Det-Plag Lust kembali dengan single 'Glass Season' yang memadukan kritik sosial, eksistensialisme, kultur rampak lokal, dan karakter industrial rave.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
ShowBiz
Imanine Gandeng Shenyliega di Single 'Maumu Apa', Padukan Pop, Jazz, dan Nuansa Broadway
Imanine kembali lewat single 'Maumu Apa', sebuah lagu kolaborasi bersama Shenyliega yang memadukan pop, jazz, dan sentuhan Broadway.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Imanine Gandeng Shenyliega di Single 'Maumu Apa', Padukan Pop, Jazz, dan Nuansa Broadway
ShowBiz
Nuh... Rilis Album 'Sarapan di Hari Minggu', Cerita Sederhana dengan Makna yang Dalam
Nuh... resmi merilis album kedua "Sarapan di Hari Minggu". Album berisi sembilan lagu ini memadukan Pop Jazz dan musik Melayu dengan cerita personal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Nuh... Rilis Album 'Sarapan di Hari Minggu', Cerita Sederhana dengan Makna yang Dalam
ShowBiz
UTY Rilis EP Perdana 'Pacar Virtual', Hadirkan Identitas Musik Lewat Topeng Misterius
Penyanyi solo UTY merilis EP perdana 'Pacar Virtual'. Karya ini menjadi langkah baru perjalanan musiknya dengan identitas panggung melalui topeng.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
UTY Rilis EP Perdana 'Pacar Virtual', Hadirkan Identitas Musik Lewat Topeng Misterius
ShowBiz
Usai Tur Amerika Utara, Thee Marloes Siap Tampilkan Album Showcase 'Di Hotel Malibu' di Surabaya dan Jakarta
Usai tur Amerika Utara, Thee Marloes siap menggelar album showcase Di Hotel Malibu di Surabaya dan Jakarta pada Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Usai Tur Amerika Utara, Thee Marloes Siap Tampilkan Album Showcase 'Di Hotel Malibu' di Surabaya dan Jakarta
ShowBiz
mpq Rilis Single 'Not For Anyone Else', Angkat Makna Cinta yang Tak Bisa Dijelaskan
Band alternative rock asal Jakarta, mpq, merilis single terbaru 'Not For Anyone Else' sebagai langkah menuju album penuh kedua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
mpq Rilis Single 'Not For Anyone Else', Angkat Makna Cinta yang Tak Bisa Dijelaskan
ShowBiz
Sleepover Perkenalkan Identitas Musik Lewat Debut Maxi-Single 'Leave Me / Quiet Tension'
Sleepover resmi membuka perjalanan di industri musik lewat maxi-single Leave Me / Quiet Tension. Usung perpaduan alternative rock, nu-metal, dan post-hardcore.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Sleepover Perkenalkan Identitas Musik Lewat Debut Maxi-Single 'Leave Me / Quiet Tension'
Bagikan