Film

Mengenal Raden Topo Wresniwiro, Aktor Keturunan Indonesia di 'Doctor Strange 2'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 Mei 2022
Mengenal Raden Topo Wresniwiro, Aktor Keturunan Indonesia di 'Doctor Strange 2'

Raden Topo Wresniwiro merupakan aktor berkebangsaan Inggris keturunan Indonesia. (Foto: Marvel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH film Doctor Strange in the Multiverse of Madness resmi tayang di Indonesia, mendadak nama Raden Topo Wresniwiro viral di media sosial. Ia merupakan aktor berkebangsaan Inggris keturunan Indonesia.

Berperan sebagai karakter Master Hamir sejak film pertama Doctor Strange (2016), Raden Topo diketahui sebelumnya merupakan guru privat di Inggris. Topo mendirikan Topo Tutorials sejak 2009, mengajar matematika, bahasa Inggris, studi bisnis, dan karate.

Baca juga:

Doctor Strange Kembangkan Cerita Karakter dengan Lebih Kompleks

Mengenal Raden Topo Wresniwiro, Aktor Keturunan Indonesia di 'Doctor Strange 2'
Raden Topo Wresniwiro pertama kali muncul di Doctor Strange (2016). (Foto: YouTube)

Raden Topo Wresniwiro pertama kali muncul di Marvel Cinematic Universe (MCU) sebagai cameo dalam Doctor Strange (2016). Ia saat itu memerankan Master Hamir yang merupakan seorang guru sihir. Master Hamir adalah anggota Master of Mystic Arts yang bermukim di Kamar-Taj. Kuil itu merupakan tempat Stephen Strange (Benedict Cumberbatch) menyembuhkan tangan dan belajar sihir.

Saat Strange pertama kali tiba di Kamar-Taj, ia mengira Master Hamir adalah Ancient One. Namun, Hamir ternyata hanya diminta Ancient One (Tilda Swinton) untuk menunjukkan kemampuan sihirnya di hadapan Strange.

Kini, Master Hamir kembali muncul sebagai salah satu anggota Masters of Mystic Arts di Kamar-Taj dalam Doctor Strange 2. Master Hamir muncul bersama Doctor Strange dan Wong (Benedict Wong) saat mereka menyambut kedatangan Scarlet Witch (Elizabeth Olsen).

Baca juga:

Keseruan Produksi Film 'Doctor Strange 2'

Mengenal Raden Topo Wresniwiro, Aktor Keturunan Indonesia di 'Doctor Strange 2'
Raden Topo Wresniwiro kembali tampil di Doctor Strange 2. (Foto: Greenscene)

Selain dalam MCU, Raden Topo Wresniwiro juga tampil sebagai cameo di sejumlah film Hollywood lainnya. Berdasarkan situs IMDb, ia bermain di Star Wars: Episode VII - The Force Awakens (2015) sebagai Ubert Quaril. Selain itu, Raden Topo Wresniwiro juga bermain di Maleficent: Mistress of Evil (2019) yang dibintangi Angelina Jolie. Di film itu, ia memerankan karakter Tundra Spiritual Fey.

Kemunculan Raden Topo dalam Doctor Strange 2 membuat warga net merasa bangga meski sang aktor tidak berkebangsaan Indonesia. Namun, Raden Topo Wresniwiro masih memiliki darah Indonesia dalam dirinya. Apalagi ia sudah lebih dari satu kali ikut andil dalam film Hollywood.

Raden Topo Wresniwiro ternyata lahir di Semarang, Jawa Tengah. Ia juga pernah tinggal di beberapa kota di Indonesia seperti Kudus, Yogyakarta, dan Jakarta. Namun, sejak usia muda, ia pindah dan dibesarkan di London, Inggris. Ia pun berpindah kewarganegaraan karena menetap di Inggris.

Karier keartisan Raden Topo sendiri dimulai saat ia memerankan peran kecil dalam film The Mystery of Edwin Drood (2012) sebagai orang Timur. Sejak saat itu kariernya sebagai aktor semakin diperhitungkan. Penampilan Raden Topo Wresniwiro dapat disaksikan di Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang tayang sejak 5 Mei di bioskop Indonesia. (DGS)

Baca juga:

Kurang dari Seminggu 'Doctor Strange 2' Sudah Raup Rp 1,3 Triliun

#Film #Doctor Strange # Marvel Cinematic Universe #Aktor Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Bagikan