Mengenal Prosesi Tumplak Punjen di Pernikahan Kaesang dan Erina

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 11 Desember 2022
Mengenal Prosesi Tumplak Punjen di Pernikahan Kaesang dan Erina

Tumplak punjen prosesi adat penuh filosofi dan harapan. (Foto: Instagram/@kaesangp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH menyelesaikan akad nikah pada 10 Desember 2022 kemarin, keluarga Presiden Joko Widodo akan menyelenggarakan acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo pada 11 Desember 2022.

Ada tradisi tumplak punjen pada acara ngunduh mantu tersebut. Tradisi itu diadakan sebagai bentuk rasa syukur orang tua yang sudah usai tugas dalam menikahkan anaknya yang terakhir. Maka dari itu, dalam tradisi tumplak punjen, kedua mempelai dan orang tua akan menyebar udik-udik.

Udik-udik itu berisi uang logam dan beras kuning serta rempah-rempah dengan berbagai harapan itu disebarkan untuk masyarakat. Jurnal karya Rochmatini Yadiana dan Mutimmatul Faidah mengungkapkan bahwa tumplak punjen merupakan bagian dari prosesi panggih.

Baca juga:

Makanan Raja-raja Mataram Diusulkan Jadi Suguhan di Akad Nikah Kaesang dan Erina

Tumplak punjen diadakan pada pernikahan anak terakhir. (Foto: Instagram@jokowi)

Adapun tumplak berarti tumpah atau mengeluarkan semua isi yang ada di dalam wadah. Sementara, punjen artinya dipanggul. Tumplak punjen, memiliki arti telah dimantukan (tumplak) semua anak (punjen) dan ini mantu yang terakhir.

Biasanya, upacara tumplak punjen digelar setelah ijab kabul atau malam hari setelah selesainya resepsi. Upacara itu bermaksud untuk memberitahukan kepada sanak saudara bahwa kedua orang tua pengantin telah selesai melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai orang tua.

Prosesi pertama yang dilakukan saat tumplak punjen pertama adalah pasrah tinampi. Prosesi itu mengisyaratkan di satu sisi sebagai mempelai laki-laki menyerahkan (pasrah) sedangkan di sisi lain sebagai mempelai perempuan menerima (tinampi).

Setelah itu, langsung dilanjutkan dengan acara utama, yakni sungkeman. Sungkeman dilakukan sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih kepada orang tua karena telah membimbing mereka sampai ke jenjang pernikahan.

Baca juga:

Nonton Persis Bareng Erina Gudono, Kaesang: Ngecek Venue buat Prewedding

Kesang Pangarep dan Erina Gudono akan lakukan prosesi tumplak punjen. (Foto: Instagram@kaesangp)

Kemudian, baru dilaksanakan tumplak punjen yang dilakukan secara simbolis dengan memberikan atau melemparkan uang sumbangan berupa koin recehan di nampan untuk kedua pengantin. Hal tersebut dilambangkan sebagai harapan agar perekonomian pengantin ke depan berjalan baik.

Sementara, ubarampe tumplak punjen atau bahan-bahan yang digunakan dalam upacara itu terdiri dari:

- Kantong kecil atau pundi sebagai simbol sandang pangan.

- Kacang-kacangan sebagai simbol kemakmuran atau keberhasilan.-

- Empon-empon atau bumbu dapur sebagai simbol kesehatan.

- Beras kuning sebagai simbol rezeki nan melimpah.

-Uang koin sebagai simbol rezeki dari Tuhan.

- Pecut sebagai makna untuk menghalau anak-anaknya yang tadinya malas, menjadi rajin bekerja dan beribadah setelah menikah

- Payung polos sebagai simbol dari bumi yang terus berputar seperti roda kehidupan. (waf)

Baca juga:

Kaesang Jengkel Penerbangannya ke Solo Dialihkan, Lion Air Minta Maaf

#Kaesang Pangarep #Jokowi Mantu #Erina Gudono #Tradisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Tradisi Sripuan menjadi bagian dari perayaan Maulid Nabi di NTT. Warga menggelar arak-arakan gunungan, tradisi Roda, Ashrakkal, hingga doa bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Duel Politik Kaesang vs Puan di Dapil V Jateng, Anak Jokowi Buka-bukaan Taktik
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju DPR 2029 di Dapil V Jateng. Potensi head to head dengan Puan Maharani, putri Megawati, jadi sorotan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Duel Politik Kaesang vs Puan di Dapil V Jateng, Anak Jokowi Buka-bukaan Taktik
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Jokowi Tiba di Lampung, ‘Turun Gunung’ Panaskan Mesin Politik PSI untuk Pemilu 2029
Ia dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan di daerah lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Jokowi Tiba di Lampung, ‘Turun Gunung’ Panaskan Mesin Politik PSI untuk Pemilu 2029
Bagikan