Olahraga

Moto-Ball, Main Bola yang Pakai Motor

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 15 Mei 2022
Moto-Ball, Main Bola yang Pakai Motor

Olahraga Motoball. (Foto: PowerSport)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOTO-BALL atau yang akrab dikenal sebagai motorcycle polo merupakan olahraga bermain sepak bola, tapi menggunakan sepeda motor. Seluruh pemainnya, kecuali kiper, mengendarai sepeda motor untuk mengendalikan bola. Atlet yang bermain umumnya merupakan mantan pembalap motocross atau balap ketahanan.

Olahraga tersebut sebetulnya bukan olahraga baru sebab moto-ball sudah diciptakan sejak 1930. Olahraga unik ini pertama kali dipertandingkan dalam hajatan Goodwill Games. Kompetisi tersebut bernaung di bawah FIM, badan regulator untuk olahraga balap motor dunia.

PowerSport melaporkan, hingga saat ini, negara yang masih aktif berkompetisi ialah Rusia, Belanda, Jerman, Prancis, Ukraina, Lithuania, Bulgaria, dan Inggris. Namun, sampai kini, tidak diketahui asal-usul asli terciptanya olahraga ini. Beberapa berpendapat olahraga ini awalnya muncul dari Prancis pada 1930-an, tapi justru lebih populer di Rusia.

Baca juga:

Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2017

Satu tim beranggotakan empat pemain tengah dan satu kiper. (Foto: PowerSport)

Peraturan dalam olahraga ini cukup sederhana, seperti bermain bola pada umumnya saja. Pemain bisa menggiring atau menendang bola hanya dengan kaki, tapi pemain tentu harus betul-betul fokus karena akan lebih sulit karena sambil mengendarai sepeda motor.

Lapangan bermainnya sendiri cukup besar dengan panjang 100 meter. Saat pertandingan dimulai, kedua tim harus berada di belakang garis tengah. Wasit kemudian akan melemparkan bola berdiameter 40 cm seberat 1,2 kg ke tengah lapangan sebelum meniupkan peluit sebagai tanda pertandingan dimulai.

Satu pertandingan moto-ball dibagi menjadi tiga hingga empat babak dengan tiap babak berjalan selama 20 menit dan 10 menit istirahat antarbabak. Pemain bisa dikenai pelanggaran bila menabrak lawan dengan sengaja.

Baca juga:

Penggila Motocross Jajal Kegarangan Trek Offroad JSI

Pemain moto-ball menggunakan sepeda motor motocross. (Foto: PowerSport)

Para pemain menggunakan sepeda motor berkapasitas 250 cc dua tak di setiap permainan. Sepeda motornya juga dilengkapi perangkat pelindung agar terhindar dari kerusakan akibat tabrakan seperti rangka besi pelindung di sisi kanan dan kiri mesin sekaligus membantu pemain menggiring bola.

Tentu para pemain juga mengenakan atribut khusus agar terhindar dari cedera akibat tabrakan atau kecelakaan dengan pemain lainnya. Pemain diwajibkan mengenakan helm, baju balap lengkap, sepatu khusus yang terlihat super tebal, dan tentu sarung tangan. (waf)

Baca juga:

Intip Kemeriahan BOS Junior Motocross Championship 2021

#Olahraga #Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Bagikan