Mengenal Celot, Tradisi Mandi Lumpur Unik di Probolinggo

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Selasa, 22 September 2015
Mengenal Celot, Tradisi Mandi Lumpur Unik di Probolinggo

Sejumlah warga mandi lumpur di tengah sawah di Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (21/9). (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Indonesia memiliki beragam budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini. Salah satunya adalah tradisi mandi lumpur atau celot.

Sejumlah warga mandi lumpur di tengah sawah di Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (21/9). Tradisi mandi lumpur tersebut dalam rangka musim tanam dan pengukuhan kelompok tani di daerah tersebut.

Tradisi mandi lumpur yang sudah menjadi ritual turun temurun ini juga sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki berlimpah dari sang maha pencipta. Tradisi mandi lumpur ini diikuti oleh berbagai kalangan, baik muda maupun tua.

Selain itu, tradisi mandi hujan ini merupakan ritual untuk meminta hujan. Karena Probolinggo juga tidak luput dilanda kemarau panjang. Meski begitu, para petani tersbeut mengaku tetap semngat dan optimis terhadap hasil panenannya nanti.

Dalam tradisi ini, mereka yang mengikuti saling lempar air serta lumpur. Mereka juga beramai-ramai memperebutkan lima bebek yang sengaja dilepas di area lumpur tersebut. Tidak heran jika tradisi unik ini mencuri perhatian masyarakat setempat.

 

Baca Juga:

  1. Mengenal Tradisi Pladu dari Tulungagung
  2. Parade Budaya di Festival Senggigi 2015
  3. Semarak Tari Jaran Kepang Massal di Boyolali
  4. Tradisi Popokan di Semarang Jadi Simbol Tolak Keburukan
  5. Menengok Situs Budaya Moraya yang Rusak Tak Terurus
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Bagikan