Mendagri Tegaskan Tak Ada Alasan Pemilu Ditunda di Rapim TNI-Polri, Ada Apa?

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 29 Januari 2019
Mendagri Tegaskan Tak Ada Alasan Pemilu Ditunda di Rapim TNI-Polri, Ada Apa?

Mendagri Tjahjo Kumolo (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan tidak terdapat alasan apa pun yang dapat menyebabkan Pemilu Serentak 2019 ditunda dalam rapat pimpinan TNI-Polri terkait pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia.

"Tidak ada alasan apapun pemilu ditunda kecuali ada bencana alam di satu TPS, satu desa atau kecamatan baru bisa," kata Tjahjo, dalam rapat pimpinan TNI-Polri di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta, Selasa (29/1).

Mendagri berjanji pemerintah daerah akan mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah agar dapat bekerja dengan baik menyukseskan pesta demokrasi. Dalam rapat pimpinan TNI-Polri itu, Tjahjo menjelaskan kesiapan pemerintah pusat dan daerah dalam bersinergi dengan TNI-Polri untuk pengamanan proses pemilu.

KPU

Sinergi ini bertujuan mendukung penuh KPU yang mempunyai pasukan sampai tingkat tempat pemungutan suara (TPS) agar Pemilu 2019 berjalan dengan baik. "Saya diundang untuk menjelaskan bagaimana posisi pemerintah juga pemda," ujar Tjahjo dilansir Antara.

Rapat pimpinan yang mengambil tema "Dilandasi Profesionalitas, Soliditas dan Netralitas, TNI-POLRI Bersinergi Mengamankan Pemilu 2019 dan Pembangunan Nasional Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI" itu digelar tertutup.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan untuk menyukseskan pesta demokrasi pada April 2019 itu. (*)

#Pemilu 2019 #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan