Menanti Sandy Walsh dan Jordi Amat Unjuk Gigi Bersama Timnas Indonesia
Dua pemain naturalisasi belum bisa unjuk gigi pada kualifikasi Piala Asia. (Foto: Unsplash-Jannesglas)
LAGA kualifikasi Piala Asia sudah di depan mata, dan daftar pemain pilihan pelatih kepala Shin Tae Yong juga sudah dirilis PSSI. Dari daftar tersebut, tak ada nama pemain naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat.
Meski pada awalnya mereka direncanakan bisa unjuk gigi membantu tim nasional pada saat kualifikasi Piala Asia, nyatanya pada perilisan nama pemain nan akan berlaga di Kuwait tersebut tak ada nama keduanya.
Baca Juga
Shin Tae-yong Sebut Indonesia Bisa Menang Lebih dari Tiga Gol
PSSI berharap Jordi dan Sandy bisa diboyong ke Kualifikasi Piala Asia 2023, namun kesempatan para penggemar untuk bisa melihat para pemain naturalisasi unjuk gigi harus dikubur dalam-dalam.
Meskipun Sandy Walsh maupun Jordi Amat telah hampir satu bulan di Indonesia, proses naturalisasi dari kedua pemain tersebut belum juga rampung.
Mereka sebenarnya telah menyerahkan berbagai dokumen namun menurut wakil ketua umum PSSI, Iwan Budianto, masih ada beberapa proses harus dilakukan lagi untuk akhirnya bisa melihat kedua pemain tersebut unjuk gigi bersama timnas.
Jordi Amat lahir pada 21 Maret 1992 di Canet de Mar, Spanyol, mengawali karirnya sebagai pesepakbola profesional sejak 2009 bersama Espanyol B, dan semenjak itu dirinya telah berkelana ke berbagai klub sepak bola di Eropa. Jordi telah memiliki caps sebagai pemain tim Nasional Spanyol di kelompok umur mulai dari U-16 hingga U-21.
Baca Juga
Pelatih Bangladesh Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023
Sementara itu, Sandy Walsh lahir pada 14 Maret 1995 di Brussel, Belgia, mengawali kariernya sebagai pesepakbola profesional pada 2012 bersama Genk, dan semenjak itu telah bermain bersama dua tim asal Belgia lainnya. Sama halnya dengan Jordi, Sandy juga sebenarnya sudah pernah mewakili Tim Nasional Belanda di kelompok umur mulai dari U-15 sampai U-20.
Penggemar sepakbola Indonesia tentu tak sabar menanti aksi keduanya mengolah 'Si Kulit Bundar' dengan penggawa Garuda lainnya.
Timnas Indonesia pada 02.05 dinihari (4/6), telah mendarat di Kuwait bersiap mengikuti ajang kualifikasi Piala Asia 2023. Anak asuh Shin Tae Yong akan mengikuti rangkaian pertandingan pada 8-15 Juni mendatang.
Ke-23 pemain dan 20 official disambut antusias puluhan masyarakat Indonesia dalam beberapa kelompok suporter sepak bola di Kuwait. Mereka telah menunggu di bandara dan tempat akomodasi.
Di kualifikasi Piala Asia 2023, timnas Indonesia berada dalam satu grup dengan Kuwait, Yordania, dan Nepal. Pada pertandingan pertama, tim asuhan Shin Tae-yong akan menghadapi tuan rumah Kuwait pada 8 Juni 2022 pukul 19.15 waktu Kuwait atau 23.15 WIB.
Pada pertandingan kedua, timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada 12 Juni pukul 22.15 waktu Kuwait (02.15 WIB). Di partai terakhir, Indonesia dan Nepal akan saling berduel pada 15 Juni 2022 pukul 22.15 waktu Kuwait (02.15 WIB). (Ref)
Baca Juga
Gol Lilipaly Dianulir, Timnas Indonesia Imbang Lawan Bangladesh
Bagikan
Yudi Anugrah Nugroho
Berita Terkait
Berada di Zona Degradasi, Persis Solo Bertekad Cukur PSM Makassar
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Sumardji BTN Rela Hubungi Timur Kapadze Cuma Buat Nanya-Nanya Ilmu Sepak Bola
Punya Status Juara Bertahan, Timnas U-22 Malah tak Ditarget Emas di SEA Games 2025
Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025 , Erick Thohir Pede Indonesia Raih 3 Besar di Asia Tenggara
Final Putra DBL 2025 Jakarta, SMA Jubilee Tebar ‘Psywar’, SMA Bukit Sion Bawa Ambisi Pertahankan Gelar Juara
Hari ini Partai Klasik Final Putri DBL Jakarta 2025, SMA Jubilee Berambisi Akhiri ‘Kutukan’ saat Hadapi SMAN 70
PSSI Resmi Tunjuk Nova Arianto sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-20
Alasan Kuat Direktur Teknik PSSI Rekomendasikan Nova Arianto Menjadi Pelatih Timnas Indonesia U-20
PSSI Resmi Tunjuk Nova Arianto Menjadi Pelatih Timnas Indonesia U-20