Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Grammy Awards 2023

Menanti Kejayaan Beyonce di Grammy Awards 2023

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 05 Februari 2023
Menanti Kejayaan Beyonce di Grammy Awards 2023

Beyonce bisa mencetak sejarah sebagai pemenang terbanyak Grammy tahun ini. (Foto: grammy.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKANKAH Beyonce menang besar di Grammy Awards 2023? Kemungkinan masih ada hingga para pemenang diumumkan pada puncak acara Grammy Awards, Minggu (5/2) malam waktu AS. Dengan sembilan nominasi di tangan, Beyonce Giselle Knowles berpeluang menjadi 'Queen of the Recording Academy'. Namun, gelar prestisius akan ia dapat jika berhasil menyabet setidaknya empat piala gramofon emas di Grammy kali ini.

Raihan sembilan nominasi untuk Grammy tahun ini menjadikan Queen Bey sebagai peraih nominasi terbanyak. Tiga dari sembilan nominasi itu masuk ke kategori general field, yakni album Renaissance untuk album of the year, lagu Break My Soul untuk recoding of the year, dan penulisan lirik Break My Soul untuk song of the year. Masuknya Beyonce sebagai nominasi dalam tiga kategori general field tak serta-merta membuktikan betapa Grammy 'mencintai' Bey.

BACA JUGA:

Persaingan Panas Grammy 2023, ini Prediksi Pemenang

Dengan fakta bahwa Beyonce acap 'dilewatkan' untuk kategori general field, kecintaan Grammy kepada istri Jay-Z ini tampaknya tak seberapa besar. Itulah yang membuat menggaet kemenangan di general field bagi Bey tampaknya akan lebih sulit daripada yang diperkirakan. Dari total 88 nominasi dengan 28 kemenangan sepanjang karier musiknya, hanya satu kemenangan yang ia gaet tergolong dalam kategori general field. Lagu Single Ladies (Put A Ring On It) dengan unsur feminisme nan legendaris berhasil memenangi kategori song of the year pada 2010. Ingatlah, kemenangan itu sudah lebih daripada satu dekade lalu.

“Beyonce telah melampaui definisi dari seorang superstar modern. Ia mendominasi industri musik dengan inovasi murni dan etos kerja yang tak tertandingi," kata editor Kaitlyn McNab dalam sebuah artikel opini untuk Teen Vogue. Meskipun begitu, menurut McNab, Beyonce masih patut untuk menerima pengakuan dalam skala yang lebih besar.

Dalam tulisannya, McNab mengungkap betapa pentingnya album Renaissance dan alasan Beyonce pantas mendapatkan penghargaan album of the year.

BACA JUGA:

Persaingan Panas Grammy 2023, ini Prediksi Pemenang

“Beyonce telah membuktikan sepanjang kariernya bahwa dia lebih besar daripada kemenangan Grammy. Namun untuk album Renaissance, yang isinya merupakan surat cinta untuk keluarga dan teman-temannya, untuk sejarah orang-orang berkulit hitam, untuk musik orang-orang berkulit hitam, untuk komunitas yang merupakan sebagian besar berisi penggemarnya, ini akan menjadi kemenangan baginya dan kemenangan bagi kami. Jadi, kemenangan itu masih penting,” katanya.

beyonce
Beyonce butuh empat kemenangan untuk mencetak sejarah. (foto: Instagram @beyonce)

Selain McNab, Drew Gillis dari The AV Club juga menyinggung perihal kemenangan Beyonce. Gillis menyebut sda tren yang jelas terpampang dan terdokumentasi dari penghargaan Grammy yang ditujukan kepada artis kulit putih daripada mereka yang dari ras lain. Namun, lebih daripada itu, menurutnya, para panitia Grammy telah menunjukkan ketidakpedulian mereka tentang siapa itu Beyonce. "Ia bukan hanya seorang artis atau penampil, melainkan juga seorang kurator dengan kaliber tertinggi,” tegasnya.(kmp)

BACA JUGA:

Dr. Dre hingga Missy Elliot akan Terima Recording Academy Global Impact Award

#Musik #Grammy Awards #Beyonce
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
Bagikan