Menangi Kontes Eurovision 2025, Penyanyi Austria Ini Minta Wakil Israel Dilarang dari Kompetisi Nyanyi Paling Prestisius di Eropa Tahun Depan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 22 Mei 2025
Menangi Kontes Eurovision 2025, Penyanyi Austria Ini Minta Wakil Israel Dilarang dari Kompetisi Nyanyi Paling Prestisius di Eropa Tahun Depan

JJ yang memenangkan kompetisi dengan lagu balada pop-opera berjudul "Wasted Love" berharap Israel dilarang dari Eurovision 2026. (Foto: YouTube/Eurovision Song Contest

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyanyi muda Austria, JJ, yang baru saja menjuarai Eurovision 2025, secara terbuka menyuarakan harapannya agar Israel dilarang ikut serta dalam kompetisi musik tahun depan di Wina.

"Sangat mengecewakan melihat Israel masih ikut berpartisipasi dalam kontes ini. Saya ingin Eurovision berikutnya digelar di Wina dan tanpa Israel," kata JJ (Johannes Pietsch) yang berusia 24 tahun, dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol El País, seperti dikutip euronews.com (22/5).

Namun, JJ tahu bahwa harapannya bergantung pada EBU (European Broadcasting Union) yang menjadi penyelenggara resmi Eurovision, sebuah kontes adu suara paling prestisius di Eropa hari ini.

"Kami, para artis, hanya bisa menyuarakan pendapat," tambah JJ.

JJ memenangkan kompetisi dengan lagu balada pop-opera berjudul "Wasted Love". Dalam babak final yang menegangkan, ia bersaing ketat dengan wakil Israel, Yuval Raphael, yang meraih suara publik dalam jumlah besar dan nangkring di posisi kedua.

Baca juga:

1.000 Musisi Tolak Israel di Eurovision Song Contest 2024

Partisipasi Israel dalam Eurovision 2025 terus menjadi sorotan, seiring genosida yang masih berlangsung di Jalur Gaza. Banyak pihak menilai keikutsertaan Israel tidak pantas dalam suasana seperti ini.

Bahkan, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, ikut bersuara. Ia membandingkan dengan larangan terhadap Rusia saat menginvasi Ukraina.

"Tak ada yang protes saat Rusia dikeluarkan dari kompetisi internasional, termasuk Eurovision, setelah menginvasi Ukraina," kata Sánchez dalam konferensi pers di Madrid (19/5).

"Jadi Israel juga seharusnya tidak boleh ikut. Kita tidak bisa membiarkan standar ganda dalam dunia budaya," lanjutnya. (dru)

Baca juga:

Rusia-Ukraina Berkonflik, Inggris Diusulkan Jadi Tuan Rumah Eurovision 2023

#Penyanyi #Israel #Genosida
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
Syahrini kembali ke industri musik lewat single 'Kau yang Utama' yang dirilis 6 Agustus 2026. Lagu ini ditulis Dee Lestari dan dikomposisi Andi Rianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
ShowBiz
Kaleb J Bawa Kisah Penantian dan Cinta yang Menjadi Nyata lewat 'I Found You'
Kaleb J melanjutkan EP 'Tanda Cinta' lewat 'I Found You', lagu tentang penantian, doa, dan momen ketika seseorang akhirnya menemukan cinta yang diharapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Kaleb J Bawa Kisah Penantian dan Cinta yang Menjadi Nyata lewat 'I Found You'
ShowBiz
Syakir Daulay Rilis 'Menembus Langit', Lagu tentang Kehilangan dan Kekuatan Doa
Syakir Daulay kembali dengan single 'Menembus Langit'. Lagu ini mengangkat kisah kehilangan, kerinduan, harapan, keikhlasan, dan kekuatan doa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Syakir Daulay Rilis 'Menembus Langit', Lagu tentang Kehilangan dan Kekuatan Doa
ShowBiz
Terinspirasi Bali, Josh Holmes Ubah 'Say Yes' Jadi Lagu tentang Cinta dan Komitmen
Josh Holmes merilis “Say Yes (Wedding Version)” sebagai rilisan perdana The Bali Sessions (Acoustic EP), terinspirasi dari proses kreatifnya di Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Terinspirasi Bali, Josh Holmes Ubah 'Say Yes' Jadi Lagu tentang Cinta dan Komitmen
ShowBiz
Ditulis Sejak SMA, Lagu Lama Nadin Amizah 'Moonlight' Akhirnya Resmi Dirilis
Nadin Amizah merilis 'Moonlight' awal Agustus 2026. Lagu ini ditulis sejak SMA dan menjadi bagian dari nostalgia era awal 'Sorai' dan 'Rumpang'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Ditulis Sejak SMA, Lagu Lama Nadin Amizah 'Moonlight' Akhirnya Resmi Dirilis
ShowBiz
Rony Parulian Lepas Single 'Februari', Kisahkan Keberanian Membuka Hati dan Menemukan Cinta
Rony Parulian menghadirkan sisi musikal yang lebih hangat dan personal lewat 'Februari'. Bercerita tentang keberanian membuka hati dan menemukan cinta kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Rony Parulian Lepas Single 'Februari', Kisahkan Keberanian Membuka Hati dan Menemukan Cinta
ShowBiz
Cheshire Rilis EP Debut 'Singles', Rekam Perjalanan Emosional Setelah Sebuah Hubungan Berakhir
Cheshire merilis EP debut 'Singles' berisi 'Drawing Words' dan 'Open Arms', yang merekam perjalanan emosional setelah sebuah hubungan berakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Cheshire Rilis EP Debut 'Singles', Rekam Perjalanan Emosional Setelah Sebuah Hubungan Berakhir
ShowBiz
Ghea Indrawari Rilis Album 'Rasi Bintang', Bawa Pendengar Menyelami Beragam Wajah Cinta
Ghea Indrawari merilis album kedua Rasi Bintang yang berisi sembilan lagu tentang cinta, kehilangan, perpisahan, dan perjalanan emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ghea Indrawari Rilis Album 'Rasi Bintang', Bawa Pendengar Menyelami Beragam Wajah Cinta
ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis Versi Terbaru 'Apa Kabar', Bawa Kisah Rindu yang Tak Kunjung Usai
Setelah sukses besar lewat 'Jangan Paksa Rindu' yang menembus lebih dari 200 juta stream, Ifan Seventeen kembali dengan versi terbaru 'Apa Kabar'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Ifan Seventeen Rilis Versi Terbaru 'Apa Kabar', Bawa Kisah Rindu yang Tak Kunjung Usai
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Bagikan