Musik

Memorabilia Bob Dylan Dilelang, Ada Tulisan Lirik ‘Mr Tambourine Man’

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 13 Januari 2025
 Memorabilia Bob Dylan Dilelang, Ada Tulisan Lirik ‘Mr Tambourine Man’

Bob Dylan. (Foto: YouTube/Ultra Flix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENGGEMAR kini punya kesempatan mendapatkan memorabilia musisi ternama Bob Dylan. Julien’s Auctions akan segera melelang 50 artefak langka dari kehidupan dan karier Dylan, termasuk draf awal dari lagu ikonis miliknya, Mr Tambourine Man, karya seni, serta foto-foto pribadi. Beberapa barang diperkirakan dapat terjual hingga USD 600.000 (sekira Rp 9,3 miliar), sedangkan lainnya dihargai sekitar USD 100 (sekitar Rp 1.550.000).

Barang-barang yang dilelang merupakan bagian dari koleksi pribadi Al Aronowitz, seorang jurnalis yang dikenal sebagai ‘bapak jurnalistik rock’. Aronowitz merupakan teman dekat Dylan. Ia berperan besar dalam menggambarkan kehidupan musisi-musisi legendaris pada masanya, mengumpulkan berbagai benda bersejarah yang kini akan dilelang.

Di antara koleksi tersebut, terdapat karya seni asli, termasuk lukisan minyak yang ditandatangani dari 1968. Ada pula serta sebuah cakram analog dari rekaman ulang lagu The Times They Are A-Changin yang dibuat Dylan pada 2021. Itu merupakan salah satu lagu terkenalnya yang pertama kali dirilis pada 1964. Ada juga selebaran promosi untuk konser solo besar pertama Dylan di Town Hall, New York, pada 1963, serta berbagai foto vintage sang penyanyi.

Namun, item yang paling mencuri perhatian yakni tiga draf lirik dari Mr Tambourine Man. Ini merupakan lagu pertama Dylan yang mencapai posisi nomor 1 di Amerika Serikat dan Inggris. Lagu ini dikenal luas sebagai salah satu karya terbaik Dylan. Draf ini memberikan gambaran tentang bagaimana liriknya terbentuk.

Baca juga:

Film Biografi 'A Complete Unknown' Ceritakan Kehidupan Bob Dylan



Menurut informasi dari rumah lelang, seperti dikabarkan CNN, Dylan menyempurnakan lirik lagu tersebut saat tinggal di rumah keluarga Aronowitz di Berkeley Heights, New Jersey. Saat itu, Dylan mendengarkan lagu Marvin Gaye, Can I Get A Witness secara berulang-ulang. Hal itu berlangsung di tengah asap rokok yang mengelilinginya. Jari-jarinya yang panjang dan bercakar mengetikkan kata-kata pada selembar kertas bekas majalah Saturday Evening Post.

Aronowitz sendiri, dalam sebuah artikel yang juga akan dijual, mengingat kembali momen-momen tersebut, menceritakan bagaimana Dylan menulis lirik dengan mesin tik portabel, bahkan setelah menemukan ‘sebuah tempat sampah penuh dengan lembaran-lembaran yang hancur’. Sisa-sisa dari upaya yang gagal. Ia kemudian menyimpan lembaran-lembaran tersebut dan merapikannya, mengenang setiap kalimat liar yang terkadang tidak mengarah pada sebuah hasil, tapi menjadi bagian dari proses kreatif yang akhirnya menghasilkan salah satu lagu terbesarnya.

Draf-draf itu menunjukkan banyak perubahan dari versi pertama hingga draf ketiga, yang hampir sama dengan versi final dari lagu tersebut, meskipun masih terdapat variasi yang signifikan. Rumah lelang menekankan pentingnya kesempatan untuk memiliki bagian dari sejarah ini. “Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki sepotong sejarah musik,” kata pihak balai lelang.

Putra Aronowitz, Myles, berbicara tentang ayahnya yang meninggal pada 2005. “Ayah saya lebih daripada sekadar seorang jurnalis. Ia mengerti apa yang ingin dicapai para artis ini,” katanya. Koleksi ini, menurut Myles, merupakan bukti kemampuan instingtif sang ayah untuk mengidentifikasi dan berhubungan dengan kehebatan. “Setiap barang menjadi bukti hal tersebut. Barang-barang ini memperlihatkan bagaimana, dengan sentuhan magisnya, ia benar-benar membawa Anda masuk ke ruangan,” katanya.

Pada 2023, penyanyi Judy Collins juga menceritakan bagaimana Dylan menulis lagu ini di rumah Albert Grossman. Collins mengungkapkan ia mendengar suara Dylan yang naik tangga saat sedang menulis Mr Tambourine Man. Ia kemudian duduk selama 2 jam di depan pintu biru tempat Dylan sedang mengerjakan lagu tersebut.

Lelang bertajuk Celebrating Bob Dylan: The Al Aronowitz Archive, T Bone Burnett, & More ini akan berlangsung di Musicians Hall of Fame and Museum di Nashville, Tennessee, pada 18 Januari mendatang. Lelang ini juga bertepatan dengan perilisan film biografi Bob Dylan, A Complete Unknown, yang dibintangi Timothée Chalamet sebagai Dylan. Film itu mengisahkan perjalanan spektakuler musisi ini sejak kedatangannya di New York pada usia 19 tahun hingga menjadi salah satu penyanyi dan penulis lagu paling berpengaruh sepanjang masa.

Dylan, yang dianugerahi Hadiah Nobel Sastra pada 2016 atas kontribusinya dalam menciptakan ekspresi puisi baru dalam tradisi lagu-lagu Amerika, telah menjual lebih dari 125 juta rekaman sepanjang kariernya yang luar biasa. Lelang ini tentu menjadi kesempatan langka untuk memiliki potongan berharga dari perjalanan musik seorang legenda.(dwi)

Baca juga:

Timothee Chalamet Jadi Bob Dylan di Trailer 'A Complete Unknown'


#Musik #Bob Dylan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Tur tersebut diperkirakan telah menarik sekitar 1,92 juta penggemar di seluruh benua Amerika Utara.
Dwi Astarini - 53 menit lalu
  BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
Andre Taulany merilis 'Pertama Kali' pada akhir Agustus 2026, interpretasi baru dari lagu Stinky 'Pertama X' dengan aransemen kekinian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
ShowBiz
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
Obelisk Stereo merilis EP perdana Sheol, berisi enam trek dengan eksplorasi bunyi surealis dan gagasan tentang siklus kehidupan, kematian, serta eksistensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
ShowBiz
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
Whisnu Santika menggandeng eńau dalam lagu 'Tak Peka', yang mengisahkan usaha memahami pasangan dan perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
ShowBiz
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
Secara umum, judul Leuwai Hehe Rasa kerap dimaknai sebagai 'rasa yang kau beri'.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
ShowBiz
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
E Entertainment mengungkapkan bahwa pihak agensi dan para personel telah sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
ShowBiz
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
Sheryl Sheinafia merilis album 'Bittersweet' berisi sembilan lagu tentang cinta, ketidakpastian, rasa bersalah, bertahan, dan belajar melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
ShowBiz
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
Clubwater merilis single terbaru 'Cherry Lies' melalui Tarsius Records. Lagu ini menjadi pembuka menuju album penuh kedua yang hadir Oktober mendatang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Bagikan