Membaik, Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Sedang pada Jumat Pagi

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Membaik, Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Sedang pada Jumat Pagi

Polusi udara di Jakarta. (Foto: Twitter/@BanyuSadewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kualitas udara Jakarta membaik pada Jumat (18/10) pagi. Jakarta menduduki posisi ke-20 sebagai kota dengan udara terburuk di dunia sekaligus masuk kategori sedang.

Indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 86. Nilai ini menunjukkan masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 28 mikrogram per meter kubik. Itu berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.20 WIB.

Dikutip dari Antara, angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Sedangkan kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Lalu kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Sementara itu, Delhi, India menajdi kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama setelah mencatatkan angka 294. Urutan kedua Lahore, Pakistan di angka 274, ketiga Kampala, Uganda di angka 236, urutan keempat Dhaka, Bangladesh di angka 191, urutan kelima Kinshasa, Kongo-Kinshasa di angka 181.

Masyarakat tetap direkomendasikan untuk selalu mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara. (*)

#Jakarta #Kualitas Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Antusiasme Pencari Kerja Berburu Peluang di Karir Jakarta Expo 2026
Sejumlah pencari kerja mengantre untuk memasuki area bursa kerja Karir Jakarta Expo 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - 46 menit lalu
Antusiasme Pencari Kerja Berburu Peluang di Karir Jakarta Expo 2026
Berita Foto
Sambut Nataru, Online Tiket Week (OTW) Kembali Hadir dengan Harga Gledek
SVP of Brand Marketing tiket.com, Maria Risa Puspitasari dan Co-Founder tiket.com, Gaery Undarsa membuka OTW di Jakarta hari ini (22/10/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 20 menit lalu
Sambut Nataru, Online Tiket Week (OTW) Kembali Hadir dengan Harga Gledek
Berita
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Coway hadir di HOMEDEC 2026 dengan Slim Stand Water Purifier, Yonsu Water Softener, dan solusi pemurnian air serta udara untuk rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Belanja Bari 50 Persen, Pramono Perintahkan Anak Buah Percepat Belanja
Realisasi belanja APBD DKI Jakarta tercatat baru mencapai Rp 40,40 triliun atau 54,39 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 74,29 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Belanja Bari 50 Persen, Pramono Perintahkan Anak Buah Percepat Belanja
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Bagikan