MerahPutih.com - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan bicara soal hasil beberapa pertandingan, di mana sejumlah unggulan langsung tersingkir di All England. Menurutnya, kini unggulan bukanlah jaminan untuk bicara banyak di sebuah turnamen.
Hal ini disampaikan usai meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty di babak 32 besar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis (5/3) dini hari WIB. Alwi menang 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit.
Kemenangan Alwi hadir di tengah tumbangnya sejumlah pemain unggulan pada babak pertama, termasuk unggulan teratas asal China Shi Yu Qi dan unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.
“Beberapa pemain unggulan langsung tersingkir di babak pertama menjadi bukti nyata di tunggal putra, unggulan tidak selalu menjadi patokan. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan. Semua punya kesempatan yang sama, jadi siapa yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan,” kata Alwi dikutip dari Antara.
Alwi sangat bersyukur dengan kemenangan yang diraih. Bagi Alwi, tampil di All England sebagai pengalaman besar.
Baca juga:
Susah Payah Lolos 16 Besar All England 2026, Jonatan Christie Keluhkan Shuttlecock
“Pertama-tama alhamdulillah. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan,” ujarnya.
Terkait pertandingan melawan Ayush Shetty, Alwi mengaku sempat kehilangan fokus akibat terhentinya laga.
View this post on Instagram
“Saya rasa sempat kehilangan momentum di gim pertama karena beberapa kali pertandingan terhenti akibat medical break. Tapi saya mencoba tetap fokus setiap poin,” katanya.
Alwi tampil lebih agresif dan langsung mengambil kendali permainan di gim kedua.
Adapun di gim penentuan, ia menunjukkan kematangan mentalnya hingga memastikan kemenangan 21-17.
Alwi mengatakan kunci kebangkitannya terletak pada kemampuannya mengatasi keraguan dalam diri.
“Di gim kedua dan ketiga saya bisa bounce back. Saya bisa melawan diri saya sendiri, melawan rasa ragu-ragu yang ada di dalam diri,” ujarnya.