MERAHPUTIH.COM - MAWAR de Jongh membagikan sudut pandangnya soal karakter Luka yang ia perankan dalam serial Luka, Makan, Cinta, yang resmi tayang perdana pada Rabu (15/4). Sosok Luka digambarkan sebagai pribadi ambisius yang kerap disalahpahami, terutama saat harus menghadapi konflik di dapur sekaligus tekanan dari keluarga.
Menurut Mawar, Luka ialah karakter yang penuh determinasi, tapi menyimpan luka emosional karena keinginannya untuk diakui, terutama oleh sang ibu. Hal itu yang membuat sikapnya kerap terlihat keras dan sinis walaupun di sirkel pekerjaannya dia disukai rekannya.
"Alasan Luka sebal banget sama Dennis ialah ketika Dennis pertama kali masuk Umah Rasa sebagai head chef, Luka merasa posisi itu seharusnya jadi punya dia. Luka yakin sudah tahu banget semuanya tentang Umah Rasa, dia tahu resepnya, dia tau semuanya, dia tahu plating-nya. Terus tiba-tiba datang orang baru yang enggak tahu apa-apa," ujarnya saat jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (15/4).
Ia menjelaskan ambisi besar Luka menjadi salah satu pemicu konflik dengan Dennis, sosok chef pendatang baru yang justru dipercaya menempati posisi penting di restoran keluarga mereka. "Jadi dia kayak, 'ini seharusnya posisi aku, bukan posisi kamu'. Dan dia cukup ambisius, jadi dia merasa tersinggung," lanjutnya.
Baca juga:
Meski terlihat keras, Mawar menilai karakter Luka memiliki sisi yang sangat dekat dengan realitas banyak orang, terutama soal pencarian validasi dari orangtua. "Cintanya Luka terhadap makanan, cintanya Luka terhadap Umah Rasa, juga pada akhirnya, Luka mencari pengakuan dari ibunya. Bukan sekadar mencari bintang, melainkan juga kayak pengen validasi dari ibunya. Kalau dia sudah cukup layak untuk menjadi seorang head chef," katanya.
Serial ini mengangkat kisah Luka, ahli waris restoran Umah Rasa, yang harus menghadapi kekecewaan ketika sang ibu, Sari, lebih memercayakan posisi kepala koki kepada Dennis, sosok dari luar yang dianggap lebih siap.
Konflik tak terhindarkan. Perbedaan idealisme dan gaya memasak antara Luka dan Dennis memicu ketegangan di dapur. Di sisi lain, hubungan Luka dengan ibunya yang perfeksionis turut memperkeruh situasi.
Namun, di tengah konflik tersebut, perlahan muncul dinamika baru yang tak terduga. Upaya menyelamatkan restoran justru membuka ruang kedekatan antara Luka dan Dennis, sehingga benih-benih cinta mulai tumbuh di antara keduanya.(Tka)
Baca juga:
Siap Ngajak Uji Nyali di Rumah, ini 3 Film Horor Lokal Tayang di Netflix April 2026