Mau Nikah, Ed Sheeran Berniat Bangun Chapel Sendiri

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 02 Maret 2018
Mau Nikah, Ed Sheeran Berniat Bangun Chapel Sendiri

Ed Sheeran dan Cherry Seaborn. (foto: people.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM perkara mempersiapkan pernikahan, selebritas pasti punya hal-hal luar biasa yang harus dipersiapkan. Mulai dari tempat, undangan, hingga dekorasi dan bebungaan.

Namun, untuk urusan tempat upacara, sepertinya Ed Sheeran memilih cara yang praktis. Ketimbang bingung mencari-cari tempat upacara pernikahan, Sheeran malah berniat membangun chapel khusus untuk pernikahannya. Wah!

Belfast Telegraph melaporkan penyanyi Shape of You itu sedang menyusun rencana untuk membangun sebuah chapel di lahan miliknya di Suffolk, Inggris. Sebagai langkah awal, Sheeran sudah mengajukan izin mendirikan chapel ke Dewan Distrik.

"Setiap orang punya hak untuk memiliki tempat berkontemplasi, menyegarkan jiwa, dan berdoa, untuk pembelajaran religius, perayaan akan kunci kehidupan dan keluarga, pernikahan, pengkristenan, dan lainnya," ujar pernyataan dalam aplikasi permohonan izin tersebut. Rupanya itulah alasan utama Sheeran ingin membangun chapelnya sendiri.

Meskipun jarang terlihat bersama, Sheeran dan sang tunangan, Cherry Seaborn, mengumumkan pertunangan mereka pada Januari lalu. Meskipun demikian, pasangan itu sudah bertunangan sejak Natal 2017.

Sheeran dan Seaborn bertemu ketika mereka masih bersekolah dulu. Sosok Seaborn amat berarti buat penyanyi asal Inggris itu. Ia bahkan menjadi inspirasi di balik lagu hit Perfect.

Namun, baru-baru ini muncul isu bahwa pasangan itu telah menikah diam-diam. Isu itu muncul setelah Sheeran terlihat mengenakan sebuah cicin perak di tangan kirinya saat menghadiri BRIT Awards.

Atas isu itu, Sheeran menjawab bahwa yang ia kenakan merupakan cincin pertunangan. Ia juga menambahkan bahwa rencana pernikahan dan juga tanggalnya belumlah ditetapkan.

Well, mungkin tanggal akan ditetapkan setelah chapel selesai dibangun ya. (dwi)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan