Mau Mudik Pakai Mobil Listrik? Perhatikan 5 Hal Penting Ini Agar Tak Mogok di Jalan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Mau Mudik Pakai Mobil Listrik? Perhatikan 5 Hal Penting Ini Agar Tak Mogok di Jalan

Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. (Foto: Pexels/Smart Meag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memutuskan pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan listrik membutuhkan persiapan yang matang, terutama jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Tanpa perencanaan yang baik, rencana berkumpul bersama keluarga saat mudik bisa saja terhambat.

Salah satu komponen paling penting dalam perjalanan mudik menggunakan mobil listrik adalah baterai. Jika baterai mengalami kendala atau kehabisan daya, kendaraan tidak akan bisa bergerak sama sekali, kecuali mobil tersebut bertipe hybrid.

Sebagai informasi, pengguna mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Pada 2025, jumlah kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) diproyeksikan mencapai sekitar 98.000 hingga lebih dari 100.000 unit. Lonjakan ini didorong oleh semakin banyaknya pilihan mobil listrik di pasar, termasuk dari produsen asal China, serta dukungan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang.

Meski demikian, perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik memerlukan perencanaan yang lebih cermat dibandingkan kendaraan konvensional. Salah satu hal penting adalah memastikan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute perjalanan.

Baca juga:

Lonjakan Pemudik Mobil Listrik Diprediksi Tembus 500%, PLN Siagakan Ribuan SPKLU di Jalur Mudik Lebaran 2025

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik

Agar perjalanan mudik dengan mobil listrik tetap nyaman dan aman, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Rencanakan Rute Perjalanan

Perjalanan jauh dengan mobil listrik sebaiknya diawali dengan perencanaan rute yang jelas. Jalur yang dipilih idealnya memiliki cukup banyak titik pengisian daya.

Lokasi SPKLU dapat dicek melalui aplikasi seperti PLN Mobile atau MG i-SMART. Dengan begitu, pengemudi dapat memperkirakan titik berhenti untuk mengisi daya sejak awal perjalanan.

2. Pahami Jalur Rest Area dengan SPKLU

Memilih jalur perjalanan yang memiliki banyak rest area juga bisa menjadi pilihan lebih aman. Sebab, sebagian besar rest area di jalan tol kini telah dilengkapi dengan fasilitas SPKLU untuk mengisi daya kendaraan listrik.

Dengan mengetahui lokasi rest area yang memiliki SPKLU, pengemudi dapat mengatur waktu istirahat sekaligus mengisi baterai kendaraan.

3. Manfaatkan Fitur Regenerative Braking

Sebagian besar mobil listrik modern telah dilengkapi dengan fitur regenerative braking yang memungkinkan energi dari proses pengereman diubah kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai.

Saat pedal gas dilepas atau pengereman dilakukan, energi kinetik kendaraan akan dikonversi menjadi daya yang disalurkan kembali ke baterai. Fitur ini sangat efektif dimanfaatkan saat melaju di jalan tol atau ketika melewati jalur menurun, seperti di kawasan pegunungan.

Penggunaan mode regenerative braking yang lebih tinggi juga dapat membantu meningkatkan efisiensi energi sekaligus memperpanjang jarak tempuh kendaraan.

Baca juga:

Insentif Mobil Listrik 2026 Masih Digodok, Harga Mobil Hybrid Siap Meluncur Murah atau Malah Makin Mahal?

4. Pastikan Kondisi Baterai Optimal

Sebelum memulai perjalanan, kondisi baterai mobil harus dipastikan dalam keadaan optimal. Baterai yang sehat akan membantu kendaraan menempuh jarak lebih jauh dengan performa yang stabil.

Selain itu, penggunaan mode berkendara ECO dapat membantu menghemat energi dan meningkatkan efisiensi jarak tempuh kendaraan.

5. Kuasai Cara Mengemudi Mobil Listrik

Bagi pengemudi yang belum terbiasa menggunakan mobil listrik, sebaiknya memahami terlebih dahulu karakteristik kendaraan tersebut sebelum melakukan perjalanan jauh.

Mengemudi yang tidak efisien, seperti akselerasi mendadak atau pengereman berlebihan, dapat meningkatkan konsumsi daya baterai. Karena itu, mengemudi secara halus dan stabil dapat membantu menjaga efisiensi energi selama perjalanan. (Tka)

#Mobil Listrik #Mudik 2026 #Lebaran 2026 #Idul Fitri 2026 #Otomotif #Tips Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Opel resmi memperkenalkan Vivaro Flatbed, pikap bak terbuka yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kendaraan niaga ringan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Bagikan