MerahPutih.com - Gelandang internasional Kroasia, Mateo Kovacic, akhirnya tidak sanggup lagi menahan rasa frustrasinya dan mantap mengambil keputusan untuk hengkang dari Manchester City pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Baca juga:
Efek Enzo Fernandez dan Frustrasi Minim Menit Bermain
Musim lalu menjadi momen paling kelam dalam karier Kovacic setelah dia terpaksa menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang perawatan medis akibat cedera parah dari bulan September hingga Maret.
Meski performa teknisnya tetap teruji saat tampil di sembilan laga dengan total 242 menit musim lalu, keterbatasan waktu bermain membuat sang gelandang merasa tidak lagi dibutuhkan.
Persaingan di lini tengah The Citizens makin memanas dan menyudutkan posisinya setelah kedatangan Enzo Fernandez pada bursa transfer musim panas lalu.
Baca juga:
10 Fakta Menarik Enzo Fernandez: Gelandang Anyar Manchester City yang Berjuluk ‘Sang Musisi’
Dikutip dari Goal.com, Senin (21/9), gelandang 32 tahun itu enggan menghabiskan sisa masa baktinya hingga 2027 hanya sebagai pemanas bangku cadangan di Stadion Etihad. Rasa frutasi Kovacic untuk bermain secara reguler menjadi alasan utama mencari petualangan baru di luar City
Incaran Panas Klub Serie A Hingga Iming-Iming Arab Saudi
Laporan dari surat kabar ternama Kroasia, Jutarnji List, menyebutkan Kovacic sebenarnya sudah berniat mengemas koper pada musim panas lalu namun terkendala mepetnya waktu negosiasi.
Sejumlah tawaran menarik kini mulai membanjiri meja agen sang pemain, mulai dari kontak intensif klub Serie A Italia, liga utama Turki, hingga guyuran dana segar dari Arab Saudi.
Baca juga:
Manajemen Manchester City diprediksi tidak akan menahan langkah sang pemain untuk hengkang awal Januari mendatang apabila tawaran yang masuk sesuai dengan valuasi klub. (*)