Merahputih.com - Kabar tak sedap datang dari internal AC Milan. Pelatih kepala, Massimiliano Allegri menyatakan tekad bulat untuk meninggalkan kursi kepelatihan Rossoneri pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini muncul di tengah memanasnya konflik dengan penasihat senior klub, Zlatan Ibrahimovic.
Performa Milan musim ini ibarat roller coaster. Setelah sempat perkasa dengan rekor 24 pertandingan tak terkalahkan, tren positif tersebut runtuh seketika sejak awal April.
Baca juga:
Masa Depan Rafael Leao di AC Milan Meragukan, Inter Siap Menampung
Saat ini, Milan tertahan di peringkat keempat klasemen, tertempel ketat oleh AS Roma di posisi kelima, dan hanya terpaut jarak tipis dari Como asuhan Cesc Fabregas.
Perselisihan Kiper Ketiga hingga Intervensi Taktis
Laporan Corriere della Sera menyebutkan bahwa perpecahan antara Allegri dan Ibrahimovic meledak pasca kekalahan Milan dari Napoli awal April lalu.
Uniknya, pemicu awal perselisihan justru bermula dari perdebatan mengenai pemilihan kiper ketiga untuk skuad musim 2026-27.
Sejak insiden itu, Ibrahimovic sempat menghilang dari pusat latihan Milanello selama beberapa pekan sebelum akhirnya menampakkan diri kembali baru-baru ini.

Ketegangan ini sebenarnya merupakan luka lama yang terbuka kembali, mengingat keduanya sempat bersitegang saat Ibrahimovic masih menjadi pemain di bawah asuhan Allegri pada periode pertamanya di Milan.
Allegri kabarnya merasa gerah dengan sikap Ibrahimovic yang kerap berdiskusi dengan Antonio Cassano, kritikus vokal yang sering menyudutkan manajemen Milan.
Selain itu, Ibrahimovic dituding melampaui wewenang dengan memberikan instruksi taktis langsung kepada pemain pilar seperti Youssouf Fofana dan Rafael Leao.
Menuju Kursi Pelatih Timnas Italia
Situasi di ruang ganti yang semakin tidak kondusif membuat Allegri mantap untuk angkat kaki, terlepas dari keberhasilan Milan mengamankan tiket Liga Champions atau tidak.
Baca juga:
Kepergian ini diprediksi akan memicu perombakan besar-besaran di jajaran manajemen, termasuk posisi Giorgio Furlani, Igli Tare, dan Geoffrey Moncada yang kini berada di ujung tanduk.
Spekulasi mengenai masa depan Allegri pun mulai terang benderang. Sang pelatih menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Gennaro Gattuso di kursi kepelatihan Tim Nasional Italia.
Skenario ini diyakini akan terealisasi jika Giovanni Malagò memenangkan pemilihan federasi sepak bola Italia (FIGC) mendatang.