Maskapai Lain Tak Ikuti Jejak Garuda Jual Tiket Murah Terancam Terlibas

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 15 Februari 2019
Maskapai Lain Tak Ikuti Jejak Garuda Jual Tiket Murah Terancam Terlibas

Menhub Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan langsung mengenai pengoperasian pertama Terminal 3 baru Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8). (Foto MerahPutih/Rizky Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkansemua maskapai lokal mengikuti langkah Garuda Indonesia Group yang menurunkan harga tiket pesawat seluruh rute 20 persen untuk penerbangan domestik dan internasional.

“Saya melihat bahwa bila Garuda melakukan penyesuaian tarif dan bisa turun, mestinya diikuti oleh penerbangan yang lain," kata Menteri Budi, di Jakarta, sebagaimana dilansir dari laman resmi Sekretaris Kabinet, setkab.go.id, Jumat (15/2).

Garuda
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (MP/Widi Hatmoko)

Menurut Menhub, jika maskapai lain tidak ikut menurunkan tarif tentu akan terlibat oleh Garuda sebagai penguasa pasar bisnis penerbangan di Indonesia. Apalagi, lanjut dia, Garuda juga sudah mengakuisisi Sriwijaya untuk menancapkan posisinya.

"Garuda adalah penerbangan yang utama di Indonesia apalagi sekarang sudah bergabung dengan Sriwijaya tentunya. Dia menjadi market leader kalau ada penurunan pastinya ada penyesuaian di penerbangan yang lain,” tutur mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu.

Budi mengakui sesungguhnya Lion Air Group juga mempunyai niat untuk memberikan suatu tarif yang terjangkau kepada masyarakat. "Kesepakatan itu sendiri sudah disepakati oleh INACA (Indonesia National Air Carriers Association) saat itu untuk memberikan satu harga yang terjangkau untuk masyarakat,” tandas dia.

Tiket Murah Garuda Berlaku Sejak Kemarin

Direktur Utama Garuda Ari Askhara
Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara (Foto: Antaranews)

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara mengumumkan penurunan tiket pesawat untuk maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Nam Air untuk seluruh rute sebesar 20 persen mulai hari Kamis (14/2).

Menurut Ari, penurunan tarif tiket penerbangan mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional, khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lainnya. Alasannya, kata dia, layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian.

“Penurunan harga tiket tersebut, kami pastikan akan menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dengan tarif tiket penerbangan yang kompetitif,” imbuh Ari dalam rilis resmi perusahaan. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan