Musik

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 April 2019
Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa

Kurt Cobain menampilkan lagu dari album In Utero. (Foto: billboard.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENRE musik grunge merupakan satu yang terus berkembang. Dari awalnya menghantarkan alunan musik hard rock, metal, dan punk seperti yang dimainkan band Nirvana, Pearl Jam, dan Mudhoney, kini genre ini telah memberikan pengaruh pada musik lebih modern seperti hip-hop. Hal itu bisa dilihat dari karya-karya para pemusik muda seperti Juice WRLD, Speedy Ortiz, dan Metz yang sedikit banyak melanjutkan tradisi genre ini dengan riff gitar yang menyayat hati dan lirik-lirik jujurnya yang menyedihkan.

Memiliki masa-masa emas yang diakhiri pada tahun 1994, band-band grunge seperti Alice in Chains, Stone Temple Pilots, Soundgarden, dan Pearl Jam semua pernah menduduki urutan nomor satu pada album-albumnya. Kematian Kurt Cobain pada tahun 1994 juga dianggap menjadi titik berhentinya genre grunge mendominasi pasaran musik dunia.

Kembali mengenang waktu-waktu indah dimana musik bergenre grunge masih sangat berjaya, yuk kita kilas balik lewat 10 Album grunge terbaik sepanjang masa di bawah ini.

1. Pearl Jam - VS (1993)

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa
Album kedua Pearl Jam yang berjudul Vs rilis pada tahun 1993. (Foto: rollingstone.com)

Pada masa album ini dibuat, Eddie Vedder, penyanyi sekaligus gitaris Pearl Jam ini berniat untuk mengurungkan ambisi dari para personil Pearl Jam. Menghindari sorotan berlebihan dan kembali pada visi awal mula mereka ketika mereka sudah merasa puas dan senang ketika lagu-lagu mereka menjadi hits di radio.

Meskipun mereka hampir tidak pernah melakukan wawancara dan video pada singlenya, album ini tetap berhasil terjual sebanyak lebih dari sejuta kopi pada minggu pertama.

2. Soundgarden - Superunknown (1994)

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa
Soundgarden berhasil memberikan demam musik grunge pada tahun 1994. (Foto: rollingstone.com)

Soundgarden mencoba untuk memberikan efek psikedelik dalam lagu Black Hole Sun dan Fell on Black Days. Pada album ini, Soundgarden juga ingin menunjukkan bahwa genre grunge bukanlah merupakan "genre musiman" kala itu, namun merupakan sebuah generasi serta fase baru dari genre rock itu sendiri.

3. Nirvana - In Utero (1993)

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa
Nirvana In Utero bertemakan rasa frustasi dan depresi yang mendalam. (Foto: rollingstone.com)

Tujuan satu-satunya Kurt Cobain dalam album ini adalah untuk kembali menghidupkan genre punk-rock yang merupakan akar dari Nirvana.

Cobain merasa bahwa album mereka yang berjudul Nevermind sebelumnya terlalu komersil, dan tidak sesuai dengan kepribadian Nirvana.

Maka dari itu Cobain merekrut produser yang telah ikut memproduksikan Pixies, the Breeders, dan Jesus Lizard, Steve Albini, untuk "mengembalikan" lagi Nirvana kepada getaran musik mereka yang ada di album debut mereka, Bleach.

4. Alice in Chains - Dirt (1992)

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa
Album ini sedikit banyak terpengaruh oleh Layne Staley yang kecanduan narkotika. (Foto: rollingstone.com)

Band legendaris di genre grunge ini kembali mengulang keberhasilannya di album Dirt. Alice in Chains berhasil memperluas jangkauan musiknya ke MTV pada album yang sedikit banyak telah terpengaruhi oleh heroin.

Tidak seperti band grunge lainnya, Alice in Chains lebih mendapatkan inspirasi dari genre heavy metal ketimbang punk, yang terbukti dari salah satu lagunya yang berjudul Man in the Box.

5. Pearl Jam - Ten (1991)

Masih Berpengaruh Sampai Sekarang, Berikut 10 Album Grunge Terbaik Sepanjang Masa
Album ini menjadi titik balik utama dalam kehidupan personal Eddie Vedder. (Foto: rollingstone.com)

Mengawali karir menjadi band pembuka untuk Alice In Chains di klub West Coast kecil dengan nama band Mookie Blaylock, Pearl Jam berhasil sukses dengan album pertamanya, Ten, yang dirilis pada tahun 1991. Album ini berhasil menduduki urutan nomor dua pada Billboard 200 pada akhir tahun 1992.

#Musik #Musik Rock #Musik 90-an #Album Musik #Band Indie #Band Rock
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
Adira Festival 2026 akan digelar di Makassar pada 23-25 September 2026. Ada berbagai musisi yang meramaikan.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
ShowBiz
Weird Genius Gandeng Jessy Alexa di Lagu 'Beg U', Eksplorasi Sisi Gelap dalam Hubungan
Weird Genius dan Jessy Alexa menghadirkan 'Beg U', single yang mengeksplorasi obsesi, ketergantungan emosional, dan keputusasaan dalam balutan Trap dan Dubstep.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Weird Genius Gandeng Jessy Alexa di Lagu 'Beg U', Eksplorasi Sisi Gelap dalam Hubungan
ShowBiz
Bukan Sekadar Konser, Macklemore Siapkan Tur 'Free Palestine' Usai Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran
Macklemore mengumumkan tur 'Free Palestine' di 3 kota Eropa usai polemik dengan Ed Sheeran. Seluruh hasil konser akan disalurkan ke sejumlah organisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bukan Sekadar Konser, Macklemore Siapkan Tur 'Free Palestine' Usai Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran
ShowBiz
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
Portura resmi debut lewat single 'Ye Ye Ye' pada 18 September 2026. Video klipnya disutradarai Agung Pambudi dengan konsep Escape Room.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
'Cheeks' kemudian berkembang menjadi lebih daripada sekadar lagu cinta.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
Bagikan