MerahPutih.com - Timnas Malaysia kembali dihadapkan masalah baru. Teranyar seperti dilaporkan bahwa Skuad Harimau Malaya harus kehilangan pemain karena kembali ke klubnya untuk menjalani laga pramusim.
Ini terjadi jelang laga pamungkas Grup B ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF melawan Filipina di Stadion Kuala Lumpur, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Laga melawan Filipina krusial bagi Timnas Malaysia. Mereka harus memenangkan pertandingan untuk mengunci tempat di semifinal.
Hasil seri atau kekalahan bisa saja membuat skuad asuhan pelatih sementara Tan Cheng Hoe gagal ke semifinal.
Baca juga:
Malaysia saat ini menempati peringkat kedua Grup B dengan koleksi enam poin, unggul head to head atas Myanmar yang juga memiliki poin sama.
2 Pemain TFC Jalani Laga Pramusim
Pemain yang pergi dari skuad di tengah persiapan adalah bek Ubaidullah Shamsul dan kiper Rahadiazli Rahalim. Berdasarkan sumber Harian Metro, absennya para pemain kunci tersebut hanya bersifat sementara.
Mereka bergabung dengan Terengganu FC (TFC) untuk pertandingan pramusim sebelum kembali ke Harimau Malaya menjelang latihan resmi tim pada Jumat ini.
Kepergian kedua pemain terjadi pada waktu yang tidak tepat. Terlebih setelah skuad asuhan Tan Cheng Hoe dilaporkan kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera, sehingga memberikan tekanan pada upaya untuk membentuk tim yang solid.
"Mereka (kedua pemain yang terlibat) baru bergabung dengan tim beberapa hari ini. Mereka bergabung dengan TFC terlebih dahulu. Nantinya mereka akan kembali berlatih bersama tim nasional," kata sebuah sumber.
Ubaidullah dan Rahadiazli diperkirakan kembali berlatih sebelum pertandingan melawan Filipina. Meski demikian, waktu persiapan yang terbatas memunculkan tanda tanya terkait kesiapan fisik, kekompakan, dan pemahaman taktik keduanya.
Baca juga:
Situasi ini menjadi perhatian karena Harimau Malaya membutuhkan lini belakang yang kokoh untuk menghadapi laga penting yang dapat menentukan langkah mereka di turnamen.
Pelatih Tan Cheng Hoe berharap kembalinya Ubaidullah mampu memperkuat stabilitas pertahanan. Namun, tantangan terbesar adalah memastikan seluruh pemain dapat beradaptasi dengan cepat terhadap skema permainan yang telah disiapkan meski masa persiapan sangat singkat. (*)