Marquez: Sukses itu Tidak Nyaman

Fadhli Fadhli - Selasa, 02 Desember 2014
Marquez: Sukses itu Tidak Nyaman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sport- Dalam sebuah wawancara dengan motogp.com pada Jumat lalu (28/11) mengenai kemenangan keduanya di ajang balap MotoGP, Marc Marquez mengakui makin banyak perhartian dari media di tahun 2014 dan mengakui bahwa menjadi sorotan utama di media bisa menjadi pengalaman yang agak canggung.

Namanya ditulis beberapa kali dalam buku rekor MotoGp pada 2014, diantaranya adalah menjadi juara dunia termuda dan peraih kemenangan terbanyak dalam satu musim, menjadikan Marquez sebagai pusat perhatian di sebagian besar konferensi pers dan media gathering. Setelah memenangkan empat gelar Kejuaraan Dunia dalam lima tahun terakhir, beberapa orang mungkin mengatakan pembalap Spanyol 21 tahun ini menjadi terbiasa dengan pujian, namun dirinya mengakui hal ini bisa menjadi tantangan yang sulit dihadapi.

"Aku ingat bagaimana semua pertanyaan kepada pengendara lain akan terus sama," kenang Marquez. "selalu akan ada pertanyaan seperti, 'Apa yang perlu anda lakukan untuk mengalahkan Marquez?' Dan 'Bagaimana anda bisa menghentikan Marquez?' terkadang aku merasa sedikit tidak nyaman tentang hal itu karena sebagai pebalap, aku tahu bagaimana rasanya ketika mereka menayakan mengenai saingan anda dan bukan tentang diri anda. Jika hanya satu atau dua pertanyaan tidak apa-apa, tetapi ketika mendapatkan pertanyaan yang sama sepanjang waktu, pertanyaan yang sama tentang saingan yang sama... saya sangat khawatir bahwa bahkan pembalap yang bergaul baik dengan saya akhirnya akan membenci saya!”

"ini agak aneh. Kenyataannya, semakin banyak koleksi kemenang, harusya menjadi keuntungan yang semakin besar. Jadi seharus tekanan semakin berkurang, karena setiap kali anda menang, anda menjadi memiliki lebih sedikit risiko sehingga pada kesempatan berikutnya dapat terdorong untuk menjadi juara. Sebaliknya, setiap kali saya memenangkan saya memiliki lebih banyak tekanan karena saya merasa setiap orang hanya menunggu saya untuk membuat kesalahan. Saya selalu merasa bahwa hari disaat saya gagal akan menjadi berita besar. Akhirnya, ketika saya finish pada urutan keempat di Brno, itu benar-benar seperti bantuan besar, karena saya bisa berkata pada diri saya, 'Oke, sekarang orang akan berhenti berbicara tentang apakah saya bisa memenangkan semua balapan... Mereka akan berpaling, sehingga segalanya akan kembali normal dan saya akan dapat lebih berkonsentrasi pada diri saya sendiri." Lanjut Marquez

Pada 2015, Marquez akan terus diramalkan sebagai pembalap pertama yang mampu memenangkan tiga gelar juara dunia pada kelas 'para raja' secara berturut-turut sejak terakhir kali dilakukan Valentino Rossi di pertengahan dekade lalu.

#MotoGP #Sport
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Siap Tancap Gas! Kiandra Ramadhipa Bidik Gelar Moto3 Junior Valencia
Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, membidik hasil maksimal pada Moto3 Junior Valencia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 05 September 2026
Siap Tancap Gas! Kiandra Ramadhipa Bidik Gelar Moto3 Junior Valencia
Olahraga
Sambut Era Baru MotoGP, Ducati Mulai Fokus Kembangkan Mesin 850cc
Era mesin 1.000cc di MotoGP perlahan memasuki babak terakhir.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Sambut Era Baru MotoGP, Ducati Mulai Fokus Kembangkan Mesin 850cc
Olahraga
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Ini Jadwal Tes Pramusimnya
MotoGP resmi merilis jadwal tes pramusim untuk menyambut musim 2027.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Ini Jadwal Tes Pramusimnya
Olahraga
Fabio Di Giannantonio Siap Balas Dendam di Misano Usai Cuma Finis Ke-7 di MotoGP Aragon
Fabio Di Giannantonio kecewa berat dengan hasil MotoGP Aragon setelah pace motornya anjlok dan cuma finis ketujuh. Pembalap VR46 Racing Team ini siap bangkit di MotoGP Misano. Baca pengakuan lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Fabio Di Giannantonio Siap Balas Dendam di Misano Usai Cuma Finis Ke-7 di MotoGP Aragon
Olahraga
Biang Kerok Fabio Di Giannantonio Gagal Finish di Sprint Race MotoGP Aragon
Kenapa Fabio Di Giannantonio gagal finish di Sprint Race MotoGP Aragon? Ternyata masalah grip ban bikin motornya terasa meluncur di atas es. Simak pengakuan lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Biang Kerok Fabio Di Giannantonio Gagal Finish di Sprint Race MotoGP Aragon
Olahraga
Klasemen MotoGP Setelah GP Aragon 2026, Jorge Martin Masih di Puncak, Marc Marquez Pangkas Jarak
Marc Marquez semakin mengancam Jorge Martin dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Klasemen MotoGP Setelah GP Aragon 2026, Jorge Martin Masih di Puncak, Marc Marquez Pangkas Jarak
Olahraga
Link Live Streaming Main Race MotoGP Aragon, 30 Agustus 2026
Main Race MotoGP Aragon 2026 akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon pukul 19.00 WIB. Marquez double win?
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 Agustus 2026
Link Live Streaming Main Race MotoGP Aragon, 30 Agustus 2026
Olahraga
Link Live Streaming Moto2 Aragon 2026 Sore Ini, Pembalap Indonesia Mario Aji Start Posisi Berapa?
Moto2 Aragon 2026 akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon pukul 17.00 WIB. Alonso Lopez sukses rebut pole position setelah 1162 hari, asapi Izan Guevara dalam sesi Q2 yang penuh drama. Cek starting grid selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Link Live Streaming Moto2 Aragon 2026 Sore Ini, Pembalap Indonesia Mario Aji Start Posisi Berapa?
Olahraga
Link Live Streaming Moto3 Aragon 2026 dan Posisi Start Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama
Moto3 Aragon sendiri dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Link Live Streaming Moto3 Aragon 2026 dan Posisi Start Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama
Olahraga
Duo Marquez Saat Sprint Race MotoGP Aragon, Kakak Lebih Dominan
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi yang berada di pole position memimpin lomba, namun pada pertengahan lap, Marc memaksa Bezzecchi turun dari posisi terdepan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Duo Marquez Saat Sprint Race MotoGP Aragon, Kakak Lebih Dominan
Bagikan