Marco Reus Perpanjang Kontrak, 4 Klub Raksasa Gigit Jari
Foto: BVB (Borussia Dortmund Official Website)
MerahPutih Sepakbola - Mega bintang Borussia Dortmund, Marco Reus, bisa saja mendapat gaji dua kali lipat dari yang dia terima di klubnya sekarang jika menolak perpanjangan kontrak, menurut CEO Hans-Joachim Watzke.
Dilansir dari ESPN FC, Pemain kelahiran 25 tahun tersebut menyepakati kontrak baru dengan BVB hingga 2019 pada Selasa lalu, sekaligus menutup peluang klub peminat seperti Bayern Munich, Real Madrid, Chelsea, Manchester United dan City.
BACA JUGA: Manchester United Incar Pemain Berbakat Milik Palermo
Watzke sadar keputusan Reus untuk bertahan sangat luar biasa, tapi itu membuktikan cinta sang pemain kepada klub.
“Pembaruan Reus adalah kisah gila. Ini benar-benar luar biasa. Dia bisa mendapatkan dua kali lipat di tempat lain,” Tutur Watze.
BACA JUGA: Jose Mourinho: Chelsea Tak Jual Pemain 'Ecek-Ecek'
“Di satu sisi beberapa klub terbesar dunia menginginkan Anda dan di sini berjuang di zona degradasi dengan Dortmund - dan tanpa Liga Champions musim depan.
“Tapi Dortmund tetaplah Dortmund. Akan sangat sulit untuk Marco meninggalkan kota dan klub. Dia pemain spesial.”
Bagikan
Rendy Nugroho
Berita Terkait
Link Live Streaming Tottenham vs Borussia Dortmund, 21 Januari 2026
Manchester United Pantau Niko Kovac, Masuk Daftar Pelatih Incaran
Prediksi Tottenham vs Dortmund Versi Superkomputer Opta: Misi Menghapus Memori Kelam Dibantai Son Heung-min dkk di London
Nasib Tragis Lulusan Akademi Manchester City: Kedatangan Antoine Semenyo Bisa Bikin Oscar Bobb Terusir
Jadwal Bundesliga Pekan 15: Duel Panas Papan Atas Hingga Nasib Kevin Diks di Kandang Borussia Dortmund
Bayern Munich Lawan Mainz Cuma Imbang 2-2, Peringkat 2-3 Leipzig dan Dortmund Malah Keok
Hasil Lengkap Matchday 5 Liga Champions Rabu Dini Hari dan Klasemen Sementara
Barcelona Masih Cari Pengganti Robert Lewandowski, Serhou Guirassy Masuk Kandidat
Hasil Liga Champions: Manchester City Gebuk Borussia Dortmund 4-1
Link Live Streaming Manchester City vs Borussia Dortmund, 6 November 2025