Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mangkuk Langka Seharga Rp 3 Miliar

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Maret 2018
Mangkuk Langka Seharga Rp 3 Miliar

Mangkuk Dinasti Qing yang akan dilelang. (foto: Sotheby's Hong Kong)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH mangkuk sangat langka dari era Dinasti Qing diproyeksikan terjual US$ 25,6 juta (sekitar Rp352,1 miliar) dan memecahkan rekor penjualan keramik Tiongkok. Demikian diungkapkan balai lelang Sotheby's, Kamis (1/3).

Dengan diameter 14,7 sentimeter, mangkuk merah muda itu berhias falangcai (enamel bergambar yang menggabungkan teknik Tiongkok dan Barat) serta bunga-bunga, termasuk bunga bakung yang biasanya tidak digambarkan pada porselen Tiongkok.

Balai lelang Hong Kong sudah menyaksikan kehebohan penawaran dari pembeli Asia dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan berlian, tas tangan, dan keramik kuno jadi pemecah berbagai rekor dunia.

Sotheby's Hong Kong memperkirakan mangkuk era Dinasti Qing yang digunakan Kekaisaran Kangxi pada 1720-an itu akan kembali mengukir sejarah dalam lelang 3 April.

"Sudah pasti kami akan melihat kolektor porselen Tiongkok paling penting aktif menawar," kata wakil pemimpin Sotheby's Asia Nicolas Chow dalam acara pratinjau, Kamis lalu.

"Kami akan melihat pertarungan besar musim ini," ujar Chow sebagaimana dikutip AFP.

Sotheby's menyebut mangkuk itu dibuat di bengkel kerajaan di dalam Kota Terlarang Beijing oleh satu tim perajin dengan bantuan Jesuit dari Eropa yang membawa teknik dan bahan baru.

Tahun lalu, mangkuk berusia 1.000 tahun dari Dinasti Song di Tiongkok terjual US$ 37,7 juta. Penjualan itu mencatatkan rekor baru untuk keramik Tiongkok. Angka itu melampaui rekor sebelumnya, yaitu US$ 36,05 juta, yang dicetak cangkir anggur Dinasti Ming. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan