Merahputih.com - Manchester United vs Ipswich Town malam ini menjadi momen krusial bagi Setan Merah untuk segera bangkit dari rentetan hasil mengecewakan.
Setelah kalah tak terduga dari Hull City, prediksi Man Utd vs Ipswich kini sangat dinantikan oleh penggemar sepak bola yang butuh kepastian bahwa tim kesayangannya bisa meraih tiga poin perdana di kompetisi Liga Inggris.
Pertandingan ini wajib dimenangkan agar tuan rumah tidak mengulang rekor buruk di masa lalu akibat start yang lambat.
Baca juga:
Manchester City Mau Pulangkan Julian Alvarez, Arsenal Punya Pesaing Baru
Awal musim kompetisi Liga Inggris tahun ini memang langsung bikin jantungan kubu Old Trafford. Kekalahan 2-0 dari tim promosi Hull City lewat kebobolan dua gol dengan skema bola mati sukses membunyikan alarm tanda bahaya bahaya.
Sang pelatih MU, Michael Carrick, langsung menembak jatuh anggapan bahwa anak asuhnya kalah semangat dari lawan. Ia menyebut kritik tersebut sebagai sesuatu yang 'ridiculous' atau sangat konyol.
Meski begitu, rentetan PR besar di lini belakang dan depan harus segera diselesaikan Setan Merah sebelum mereka meladeni perlawanan sengit tim promosi lainnya, Ipswich, malam nanti.
Ancaman Nyata dari The Tractor Boys
Kalau United sedang lesu, Ipswich justru lagi on fire. Tim berjuluk The Tractor Boys ini berpotensi mencatatkan sejarah menang dua kali berturut-turut di awal musim liga utama untuk keempat kalinya. Di mana, sebelumnya hal ini terjadi di musim 1974-75, 1980-81, dan 1993-94.
Di sisi lain, MU dihantui rekor kelam. Jika mereka kembali tumbang, ini akan menjadi kali ketiga mereka kalah beruntun di dua laga pembuka Premier League setelah musim 1992-93 dan 2022-23.
Lebih parahnya lagi, kalau sampai gagal mencetak gol, mereka bakal menyamai rekor memalukan dari tahun 1933-34!
Ironisnya, Carrick punya rekor yang kurang sedap kalau harus berhadapan dengan tim-tim pendatang baru Liga Inggris.
-
Statistik Carrick vs Tim Promosi: Tanpa kemenangan di 3 laga terakhir (1 seri, 2 kalah) dengan rata-rata cuma 0,33 poin.
-
Statistik Carrick vs Tim Reguler: Rata-rata 2,47 poin per pertandingan (13 menang, 3 seri, 1 kalah dari 17 laga).
Bisa dibilang, menghadapi tim promosi justru menjadi Kryptonite tersendiri buat taktik Carrick saat ini.
Rotasi Pemain: Waktunya Marcus Rashford Unjuk Gigi?

Melihat lini serang yang tumpul pekan lalu, bongkar pasang pemain sepertinya mutlak diperlukan. Marcus Rashford kemungkinan besar bakal dipanggil masuk ke starting lineup. Kenapa? Walau baru dimainkan pada babak kedua saat melawan Hull, Rashford sanggup menciptakan empat peluang emas, catatan tertinggi di antara seluruh pemain MU malam itu.
Selain Rashford, rotasi lain yang patut ditunggu:
-
Benjamin Sesko digadang-gadang akan menggeser Matheus Cunha di pos serangan.
-
Patrick Dorgu kemungkinan akan diistirahatkan setelah tampil kurang maksimal pekan lalu.
-
Rekrutan anyar bernilai £70 juta, Carlos Baleba, dipastikan masih absen karena masih masa pemulihan cedera pergelangan kaki dari klub lamanya, Brighton.
Di kubu lawan, Ipswich datang dengan kepercayaan diri penuh. Akhir pekan lalu, pahlawan promosi mereka, Jack Clarke, sukses mencetak gol kemenangan telat dari bangku cadangan saat melawan Sunderland.
Striker anyar mereka, Emersonn, juga langsung nyetel dengan gol debutnya. Tengah pekan kemarin pun mereka sukses melibas Leicester City 3-1 di ajang EFL Cup lewat gol indah Marcelino Núñez dari tengah lapangan.
Head-to-Head (H2H) Man Utd vs Ipswich
Meski sedang goyah, sejarah sebenarnya memihak sang tuan rumah. Berikut catatan head-to-head kedua tim:
-
Rekor Kandang: MU tak terkalahkan di 8 laga kandang terakhir melawan Ipswich di liga (6 Menang, 2 Seri), bahkan selalu menang di 4 pertemuan terakhir dengan agregat skor gila-gilaan 18-2.
-
Pertemuan Musim Lalu (2024-25): Sempat ditahan imbang 1-1 di Portman Road pada debut manajerial Ruben Amorim, tapi MU sukses balas dendam 3-2 di Old Trafford lewat gol penentu Harry Maguire.
-
Paceklik Kemenangan Ipswich: Ipswich belum pernah lagi menang atas MU di kompetisi Premier League sejak September 1994. Bahkan, rekor kekalahan terbesar di Liga Inggris (9-0) adalah saat Ipswich digulung MU di Old Trafford pada Maret 1995.
Prediksi Pemenang dan Skor Berdasarkan Superkomputer

Biar tidak cuma tebak-tebak buah manggis, mari kita lihat data simulasi dari Superkomputer. Dari 10.000 simulasi pertandingan yang dilakukan, peluang Setan Merah untuk bangkit terbilang sangat tinggi:
-
Kemenangan Manchester United: 66.4%
-
Hasil Seri: 18.3%
-
Kemenangan Ipswich Town: 15.3%
Meskipun begitu, membawa pulang satu poin dari Old Trafford sudah lebih dari cukup buat anak asuh Gary O'Neil untuk terus menjaga momentum positif mereka.
Prediksi Skor: Manchester United vs Ipswich Town: 2-0
Prakiraan Susunan Pemain (Starting XI)
Manchester United
Kiper: Senne Lammens
Belakang: Noussair Mazraoui, Harry Maguire, Lisandro Martínez, Luke Shaw
Tengah: Youri Tielemans, Kobbie Mainoo, Bruno Fernandes
Depan: Bryan Mbeumo, Marcus Rashford, Benjamin Sesko
Pelatih: Michael Carrick
Baca juga:
Debut Carlos Baleba di Manchester United Harus Tertunda, Ini Penyebabnya
Ipswich Town
Kiper: Kjell Scherpen
Belakang: Dara O’Shea, Issa Diop, Jacob Greaves, Leif Davis
Tengah: Marcelino Núñez, Sasa Lukic
Depan: Abdul Fatawu, Julio Enciso, Daizen Maeda, Emersonn
Pelatih: Gary O’Neil