MerahPutih.com - Manajemen Persija Jakarta secara intensif mengingatkan Allano Lima agar tidak melakukan pelanggaran tidak penting berujung kartu kuning. Jika itu dilakukan, Persija rugi.
Hal ini seperti disampaikan Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas menanggapi seringnya Allano Lima menerima kartu kuning musim ini.
Kartu kuning yang didapatkan Allano telah membuatnya absen dalam tiga laga Super League, yaitu saat melawan Malut United, Persik Kediri, dan Arema FC.
"Saya setuju bahwa memang harus ada solusi terkait dengan apa yang sering dilakukan Allano, karena ini cukup merugikan tim. Dan kita sudah berkali-kali menyampaikan itu. Di awal putaran pertama mungkin itu terjadi di beberapa pemain. Tapi sekarang hanya sisa-sisa Allano," kata Bepe, panggilan Bambang Pamungkas dikutip dari Antara.
Baca juga:
"Artinya memang sudah ada dari kita sebuah tindakan atau teguran kepada pemain-pemain yang menerapkan hal itu. Yang lainnya bisa ngerti, tinggal Allano yang belum ngerti. Nah kita harus perlu lagi lebih intensif lagi untuk ngobrol," tambah dia.
Sejauh ini, Allano Lima telah 12 kali menerima kartu kuning, di mana terakhir saat Persija bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC.
Allano Lima pun akan melewatkan laga melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3) malam WIB.
"Nah Allano ini adalah salah satu orang yang cukup ekspresif. Jadi orang-orang Brasil itu kadang sepak bola itu bener-bener apa ya, mereka sangat menikmati sepak bola," lanjut dia.
Legenda hidup Persija ini kemudian mengungkapkan bahwa pada laga kontra Borneo, ia meminta Allano untuk hati-hati agar tak terkena kartu kuning. Namun, pada akhirnya upaya dari Bepe gagal setelah sang pemain mendapatkan kartu kuning pada menit ke-87.
"Kita ngomong udah berkali-kali bahwa harus calm down. Bahkan kemarin setelah main saya ngomong sama dia, 'Allano, hati-hati'. 'Yes, yes, yes'. Tapi karena ekspresif tadi, itu yang kadang-kadang lepas," ungkap Bepe. (*)