MerahPutih.com – Lagu “Jambu Alas” yang dirilis Didi Kempot pada 2004 menjadi salah satu karya yang sarat makna tentang cinta bertepuk sebelah tangan.
Lagu itu mengisahkan seorang pria yang jatuh hati pada seorang perempuan, namun cintanya harus kandas setelah mengetahui pujaan hatinya telah menjadi istri orang lain.
Baca juga:
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
Kisah di Balik Lirik dari The Godfather of Broken Heart
Didi Kempot, yang dikenal sebagai “The Godfather of Broken Heart”, kembali menegaskan kemampuannya meramu kisah sederhana menjadi karya musik yang menyentuh hati.
Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi kepedihan ketika kenyataan pahit terungkap. “Jambu Alas” menggambarkan dilema antara rasa cinta yang tulus dengan kenyataan yang tak bisa dimiliki.
Baca juga:
Lirik Lagu 'Jambu Alas' - Didi Kempot
Kelingan manis eseme
trus kelingan ramah gemuyune
Tresno lan kasih, kasih sayange
karep atiku klakon dadi bojone
Sayange wes nduwe bojo
nanging aku, aku wes kadung tresno
Nelongso rasaneng ati
yen aku ra klakon melu nduweni
Jambu alas kulite ijo
sing digagas wes duwe bojo
Ada gula ada semut
durung rondho ojo direbut
Sumpah ning batin
yen kula tidak dikawin
Tekade ngati
ora bakal luruh ganti
Sumpah wis janji
arep sehidup semati
seneng lan sedih
bareng-bareng dilakoni
Jambu alas nduk
manis rasane
Snajan tilas
tak enteni rondhone..
(far)