Makanan yang Muncul di Film ini Bikin Pengin Nyicip

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 April 2019
Makanan yang Muncul di Film ini Bikin Pengin Nyicip

Film Ratatouille bikin penonton nyicip ratatouille. (foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH nonton film yang menampilkan makanan tertentu dan terlihat enak? Jika iya, kamu mungkin merasa penasaran apakah makanan itu benar-benar enak seperti kelihatannya. Atau dalam kisah lain, kamu mungkin penasaran apakah makanan fantasi di film benar ada di dunia nyata.

Nah, berikut fakta makanan dalam film yang menarik untuk dicoba.


1. Krabby Patty, Spongebob and the Squarepants

krabby patty
Kira-kira begini tampilan krabby patty di dunia nyata. (foto: Instagram @that_jewish_cook)

Siapa yang enggak kenal Tuan Krab dan restoran Krusty Krab-nya?

Resto itu hanya menjual satu menu, yaitu krabby patty yang dimasak Spongebob. Bentuk makanannya enggak jauh beda dari burger pada umumnya sih. Cuma, yang bikin penasaran banget ialah rasanya.

Kira-kira seenak apa ya burger ala Tuan Krab itu sampai-sampai warga Bikini Bottom doyan banget sama makanan satu itu. Belum lagi tingkah Plankton yang terobsesi ingin memiliki resep andalan Tuan Krab itu.


2. Ratatouille, Ratatouille

ratatouille
Ratatouille merupakan makanan khas Prancis. (foto: instagram @yourdailyveganfood)

Seekor tikus jago masak dengan indra pengecap yang luar biasa. Kira-kira begitulah tema besar film ini. Meskipun hanya animasi, gambar-gambar makanan yang tersaji di film ini sukses bikin air liur menetes. Pengin coba!


Ratatouille adalah masakan Prancis yang berasal dari daerah Nice. Makanan ini terdiri dari berbagai macam sayuran dan bumbu, seperti thyme dan daun bay. Biasanya hidangan ini dimakan dengan nasi, kentang atau roti. Namun, ratatouille bisa juga dikombinasikan sebagai makanan pembuka atau sebagai saus untuk pasta juga dicampur omlet.



3. Dehydrated Pizza, Back to the Future II

dehydrated pizza
Makan pizza 'ajaib' ala Back to the Future 2. (foto: IMDb)


Film klasik Back to th Future II menampilkan adegan keluarga McFly menikmati makan malam di 2015 dengan sajian pizza. Uniknya, pizza itu awalnya berukuran amat kecil, tapi akan membesar setelah dimasukkan ke alat seperti oven. Wah, praktis ya.

Meskipun di film itu digambarkan ada pizza yang bisa mengembang setelah masuk oven atau diberi air, nyatanya hingga kini belum ada jenis pizza seperti itu. Yang ada, makanan para astronaut yang biasanya akan mengembang bila terkena air saat di angkasa luar.

4. Butterbeer, Harry Potter

butterbeer
Pengggila Harry Potter wajib coba butterbeer. (foto: Instagram @contiki)


Para penyihir di serial Harry Potter pasti amat menyukai minuman ini. Buktinya, mereka selalu menikmati buttebeer tiap kali berkunjung ke Hogsmeade.

Digambarkan, minuman ini berwarna kuning dengn busa di atasnya. Terlihat segar ya. Penggemar Harry Potter pun dibikin penasaran dengan rasa minuman ini.

Jika ingin mencoba, kamu bisa mengunjungi The Wizarding World of Harry Potter di Inggris. Di sana, kamu bisa memilih minuman ini dengan alkohol atau tidak. Wah, makin penasaran dengan rasanya.

5. The White Witch’s Turkish Delight, The Chronicles of Narnia

turkish delight
lokum atau Turkisg delight muncul di Chronicle of Narnia. (foto: Instagram @cansel_pastrychef)


Makanan ini dibuat karakter jahat dalam film, yaitu The White Witch. Bentuknya kotak dengan taburan gula yang amat menarik. Ceritanya, Edmund Pevensive disodori permen ini oleh si Penyihir Putih. Akibatnya, ia pun ketagihan rasa manis dan mudah dikontrol si Penyihir.

Ternyata permen ini ada lo di dunia nyata. Lokum namanya. Makanan itu merupakan kuliner khas Turki. Makanan manis ini terbuat dari tepung kanji bertabut gula tepung. Meskipun sudah dikenal sejak 1776, nyatanya permen ini enggak ditujukan membuat orang ketagihan sehingga mudah dikontrol.

Nah, kamu sudah pernah coba yang mana?(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan