Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ma'ruf Amin 'Serang' Prabowo Mana Pernah Teken Kebijakan Alutsista

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 29 Maret 2019
Ma'ruf Amin 'Serang' Prabowo Mana Pernah Teken Kebijakan Alutsista

Sukhoi TNI AU (Foto: ainonline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cawapres Ma'ruf Amin menilai Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang berpengalaman di militer selama puluhan tahun masih kalah dari petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam memutuskan kebijakan terkait strategi keamanan nasional dan pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista)

"Tetapi sebagai pengambil kebijakan di dalam rangka membangun persenjataan, alutsista, strategi keamanan nasional, saya kira Pak Jokowi lebih berpengalaman sebagai presiden. Jadi pengambil kebijakan, beliau (Jokowi) sudah," kata Kiai Ma'ruf, Jumat (29/3).

Prabowo
AHY dan Prabowo saat kampanye. (BPN)

Kiai Ma'ruf meyakini Jokowi sangat siap menghadapi debat itu karena sudah menggeluti semua masalah yang dibahas. Terutama, lanjut dia, bagaimana Jokowi membangun penguatan Pancasila, pemerintahan, maupun juga politik luar negeri.

"Kan sudah dijalani. Jadi kalau Pak Jokowi tinggal menjelaskan saja langkah yang ditempuh dan capaian-capaian yang termasuk dalam isu pertahanan keamanan," tutup Mustasyar PB NU itu.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

Dalam debat Pilpres ronde keempat Sabtu (30/3) besok akan mempertemukan kedua capres. Jokowi dan Prabowo bakal beradu membahas empat tema, yakni ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Sembilan panelis debat keempat, yang telah ditunjuk KPU dan menandatangani pakta integritas di Hotel Sari Pasific, Jakarta, Rabu (27/3) lalu. Mereka adalah Valina Singka Subekti, Zakiyuddin, J Haryatmoko, Erwan Agus Purwanto, Dadang Tri Sasongko, Al Araf, Apolo Safanpo, I Basis Eko Soesilo dan Kusnanto Anggoro. (Knu)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan